Empat Nyawa Melayang Tabrakan 4 Kendaraan di Cianting

Empat Nyawa Melayang Tabrakan 4 Kendaraan di Cianting

Tabrakan beruntun di jalan raya arteri Purwakarta - Bandung, tepatnya di Desa Cianting Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, Senin (25/4/2016) dinihari. (foto - beritalive.com)

Purwakarta - Sedikitnya empat orang termasuk satu balita meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka, menyusul tabrakan beruntun di jalan raya arteri Purwakarta - Bandung, tepatnya di Desa Cianting Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, Senin (25/4/2016) dinihari.

Tabrakan beruntun yang terjadi di jalanan curam dan menikung itu melibatkan empat kendaraan, yakni truk boks, bus Parahyangan, mobil boks minibus Grandmax dan satu minibus.

Menurut Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Yudi Sadikin, kecelakaan itu berawal saat truk boks yang mengangkut tekstil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Purwakarta. Mobil itu tiba-tiba menabrak Grandmax di depannya, yang juga kemudian menabrak bus Parahyangan.

Benturan kendaraan yang cukup keras membuat bus Parahyangan oleng dan menabrak minibus Suzuki Futura yang ada di depannya. Truk besar penyebab kecelakaan beruntun itu lalu menubruk rumah warga dan warung di pinggir Jalan Cianting. "Truk yang mengakibatkan tabrakan itu diduga mengalami rem blong. Sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat kendaraan melaju dengan kecekatan tinggi," katanya.

Sementara itu, Kasubid Penmas Polda Jabar, AKBP Bakhtiar Joko Mujiyono mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Minggu (24/4/2016) sekitar pukul 23.30 WIB, yang melibatkan empat kendaraan. Yakni truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi B 9009 FV, mobil Suzuki Futura dengan nomor polisi B 7946 AC, bus Parahyangan dengan nomor polisi D7607 AJ, serta mobil boks Grand Max dengan nomor polisi D 8302 EV.

"Empat orang diketahui meninggal dan enam orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Para korban pun langsung dilarikan awa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta," kata Bakhtiar. Sementara tiga korban tewas adalah penghuni rumah dan pengunjung kios di pinggir jalan, sedangkan korban tewas lainnya diketahui penumpang truk fuso. (Jr.)**

 

Nama-nama korban meninggal dan luka-luka:

1. Dila (3), cucu penghuni rumah (meninggal).
2. Atin (60) montir kios (meninggal).
3. Kuswara (40), sopir elf yang berhenti di kios (meninggal).
4. Penumpang fuso yang belum teridentifikasi (meninggal).
5. Eka (50), pemilik rumah yang diseruduk truk (luka ringan).
6. Heni (49), istri Eka (luka ringan).
7. Kania (18) anak Eka (luka ringan).
8. Silfa (11), anak Eka (luka ringan).
9. Wini (8), anak Eka (luka ringan).
10. Yuliana (25), istri Kuswara (luka ringan).

.

Categories:Daerah,
Tags:,