10 ABK WNI yang Disandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan

10 ABK WNI yang Disandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan

Kelompok Abu Sayyaf

Sulu 10 ABK warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf dikabarkan telah dibebaskan di Sulu, Minggu (1/5/2016). Superintenden Wilfredo Cayat, kepala polisi Sulu mengonfirmasi, pembebasan itu namun belum bisa memberikan secara detail.

"Kami telah diinformasikan oleh seseorang tak dikenal, Abu Sayyaf telah membebaskan 10 WNI di depan rumah Gubernur Suu, Abusakur Toto Tan," kata Cayat. Sandera yang dibebaskan itu adalah kru dari kapal tugboat, yang diculik dari perairan Sulu pada 28 Maret lalu.

"Mereka telah dibawa ke dalam rumah dan diberi makan. Gubernur Tan lantas menelepon saya kalau 10 WNI itu telah dibebaskan. Kami kini mempersiapkan membawa ke 10 orang itu ke Zamboanga, untuk menyerahkan kepada kantor konsulat RI," kata Cayat.

Seperti dilansir dari The Star, sumber kepolisian mengatakan pihak perusahaan pemilik armada telah memberikan sejumlah uang tebusan seperti yang diminta Abu Sayyat. "Mereka harusnya dibebaskan pada Jumat atau Sabtu kemarin di kota Luuk, namun rupanya baru hari ini," katanya.

Meski begitu, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal dalam pesan singkatnya mengatakan, "Kondisi sangat cair di lapangan. Kami masih menunggu konfirmasi final dari tim kami yang berada di lapangan sejak beberapa hari terakhir." "Yang jelas menlu RI masih terus berkomunikasi dengan Menlu Fiipina terkait hal itu," tegas Iqbal.

Beberapa waktu lalu, Sarah Lubis, Coorporate Secretary dari United Tractors, perusahaan yang memiliki kapal di mana 10 ABK WNI disandera mengatakan kepada The Straits Times beberapa waktu lalu, "Kami siap lakukan apapun yang terbaik bagi anggota kru kami." (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,