Pembakaran 'Flare' Warnai Demo Buruh di Depan Istana

Pembakaran 'Flare' Warnai Demo Buruh di Depan Istana

Pembakaran 'Flare' mewarnai demo buruh di depan Istana Merdeka jakarta. (foto - ist)

Jakarta - Saat menggelar aksinya massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), sempat membakar kembang api di depan Istana Negara Jakarta. Setelah kembang api habis dibakar mereka pun menyalakan flare, sehingga kawasan itu pun memerah.

"Pembakaran kembang api dan flare tersebut hanya untuk penyemangat saja," kata Dinamisator Lapangan (Dinlap) KASBI, Sarman, di Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016).

Setelah itu, mereka pun terlihat menghancurkan sebuah patung yang diibaratkan sebagai seorang koruptor di Indonesia. Aksi tersebut tentu saja mengundang perhatian para awak media, karena menduga kalau hal tersebut adalah bentrokan.

Massa pun kemudian membubarkan diri dari lokasi. Akibat aksi mereka, Jalan Medan Merdeka Barat pun jadi lautan sampah. "Sudah sekarang kami pulang. Tadi itu (teatrikal), maksudnya kami minta koruptor dihancurkan," katanya.

Sementara itu, rbuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) membawa berbagai macam atribut seperti spanduk, dan replika penjara yang di dalamnya terdapat narapidana yang terikat borgol di bagian kaki.

Spanduk yang mereka bawa lebih besar dari ukuran biasanya. Hampir sama seukuran baliho, sehingga harus melibatkan beberapa orang untuk membawanya. Bahkan, mereka sengaja membentangkan spanduk itu menggunakan rangka besi yang dilengkapi roda, agar mudah diarak. Spanduk itu berisi kritikan dan tuntutan mereka kepada pemerintah.

"Hari ini tepat 1 Mei. Seperti yang kita dendangkan dalam Rakornas KASBI, kalau kami akan melakukan aksi turun ke jalan," teriak seorang orator di Bundaran HI Jakarta. Massa buruh itu menyatakan tak akan gentar menyuarakan apa kemauan, selama keinginan mereka tidak didengar.

"Kita akan menyatakan sikap politik kita sebagai kaum buruh, sebagai kelas buruh bahwa 1 Mei hari perlawanan kaum buruh sedunia," tegasnya. Buruh yang berseragam serba merah itu berorasi cukup singkat di bundaran HI. Setelah itu mereka diarahkan dan dikawal polisi menuju Monas dan depan Istana Merdeka. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,