Nenek Korban Sandera di Filipina Datangi Bandara Halim

Nenek Korban Sandera di Filipina Datangi Bandara Halim

Nenek salah seorang korban sandera di Filipina mendatangi Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. (foto - antara)

Jakarta - Keluarga salah seorang anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok teroris di Filipina pimpinan Abu Sayya, mendatangi Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu malam.

"Keinginan saya datang ke sini karena saya lihat dari media," kata Maemunah, nenek dari korban bernama Surianto, Minggu (1/5/2016). Maemunah mendatangi bandara tersebut bersama cucu lainnya, Saiful yang tinggal di kawasan Ramawangun, Jakarta Timur.

Ia sempat "ditahan" di Base Ops Bandara Halim oleh petugas TNI Angkatan Udara. Oleh petugas, Maemunah dan cucunya diarahkan menuju Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Subroto di kawasan Jakarta Pusat.

Di rumah sakit tersebut, menurut rencana para sandera akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke rumah mereka masing-masing. Sebanyak 10 sandera itu tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma ,pada pukul 23.30 WIB. Mereka mengalami penyanderaan di Filipina selama 35 hari. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,