Tujuh Seniman/Budayawan Tampil di 100 Tahun Gong Kebyar

Tujuh Seniman/Budayawan Tampil di 100 Tahun Gong Kebyar

Gong Kebyar

Denpasar  - Sejumlah  seniman dan budayawan  (7) tampil sebagai pembicara dalam dialog budaya memperingati 100 tahun Gong Kebyar, serangkaian Festival Seni dan Budaya Desa Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Kegiatan yang melibatkan seniman, budayawan, pencinta seni dan berbagai elemen masyarakat berlangsung di Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar," kata panitia kegiatan tersebut I Wayan Sudirana, Ph.D, Minggu (9/11/2014).

Ia mengatakan, ketujuh pembicara tersebut antara lain Prof Rahayu Supanggah(komposer dari Solo), Andrew McGraw,Ph.D (komposer dan peneliti dari Amerika Serikat) dan I Kadek Suartaya, S.SKar M.Si. (pemerhati tari dan gamelan Bali, ahli kerawitan ISI Denpasar).

Selain itu juga tampil Wayan Gde Yudane (komposer dari Denpasar), Zachary Hejny (seniman dan peneliti dari Amerika Serikat) dan Prof Dr I Wayan Rai, S. MA (Staf Ahli Kementrian ? Hubungan Luar Negeri, Dikti RI).

I Wayan Sudirana, Ph.D yang juga komposer dari perkampungan seniman Ubud Ubud juga akan tampil sebagai pembicara dalam dialog budaya yang akan berlangsung Minggu malam (9/11).

Ia yang juga Direktur Gamelan Gita Asmara di Kanada itu menjelaskan, Gong Kebyar merupakan tonggak kebudayaan modern Bali. Identitas yang diembannya mencerminkan karakteristik dan pola pikir masyarakat pada zaman kelahirannya.

Dialog budaya kali ini mencoba mendiskusikan lebih jauh tentang keberadaan Gong Kebyar dulu dan sekarang, hingga inspirasi dan semangat Kebyar yang sejalan dengan kekinian.(Ode)**

.

Categories:Hiburan,
Tags:nasional,