3 Tewas dan 4 Kritis Terkena Awas Panas Gunung Sinabung

3 Tewas dan 4 Kritis Terkena Awas Panas Gunung Sinabung

Gunung Sinabung di Kabupapten Karo kembali semburkan awan panas pasca-erupsi akhir pekan lalu. (foto - ist)

Medan - Sedikitnya tiga orang tewas dan empat orang lainnya terluka dalam kondisi kritis, akibat terkena luncuran awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Kejadian itu berlangsung di Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

"Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Karo terdapat tujuh orang terkena awan panas, di mana tiga orang meninggal dan empat orang luka-luka dalam kondisi kritis," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima Cikalnews, Sabtu (21/5/2016).

Menurut Sutopo, saat itu warga tengah melakukan aktivitas berkebun di ladang mereka, tiba-tiba sekitar pukul 16.48 WIB, Gunung Sinabung meluncurkan awan panas dan mengenai mereka yang tengah berkebun. "Harusnya daerah ini kosong karena merupakan zona merah, yang semua warganya tidak boleh melakukan aktivitas," katanya.

Sebagian besar warga Desa Gamber sebenarnya telah mengungsi sejak lama, dan rencananya akan dilakukan relokasi mandiri. Meski sudah dilarang, warga masih nekat melakukan aktivitas pertanian di ladang. Diduga, masih ada warga yang terkena semburan awan panas tersebut.

"Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi dengan memperhatikan kondisi aktivitas erupsi Gunung Sinabung," tegas Sutopo. Penjagaan dan patroli pada zona merah pun bakal diperketat. Hal itu dilakukan agar benar-benar tidak ada aktivitas masyarakat di dalamnya.

Aktivitas Gunung Sinabung pada Sabtu, 21 Mei masih tetap tinggi. Tercatat awan panas guguran terjadi secara terus menerus selama empat kali. Awan panas guguran mencapai 4.5 km, yang mencapai sungai Lao Borus ke arah Barat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,