Yance Dijebloskan ke Penjara Sekamar dengan Pembunuh

Yance Dijebloskan ke Penjara Sekamar dengan Pembunuh

Irianto Mahfud Sidik Syafiuddin (Yance). (foto - ist)

Indramayu - Mantan Bupati Indramayu Irianto Mahfud Sidik Syafiuddin (Yance) akhirnya dijebloskan ke penjuara, setelah menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Indramayu, pada Minggu 22 Mei 2016 pukul 21.00 WIB. Yance ditempatkan di kamar nomor 3 Blok D Lapas Kelas IIB Indramayu, sekamar dengan empat terpidana lain dalam kasus berbeda, salah satunya pembunuhan

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Eko Kuntadi, sebelumnya pihaknya menyatakan telah melaksanakan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) sesuai prosedur. "Kami terus melakukan pendekatan persuasif kepada terdakwa agar terdakwa proaktif untuk menjalani putusan MA," kata Eko, Senin (23/5/2016).

Eko menyatakan, terdakwa kini sudah berada di Lapas Kelas IIB Indramayu untuk menjalani hukuman. Namun, belum diketahui hingga kapan Yance menjalani hukuman di sana. "Terdakwa diantar keluarga dan kuasa hukumnya ke lapas. Belum diketahui, apakah nantinya dipindahkan atau tidak," katanya.

Seperti diketahui, Yance yang ditetapkan sebagai tersangka sejak 13 September 2010, setelah diduga terlibat dalam korupsi pembebasan lahan seluas 82 hektar. Kasus itu telah merugikan negara sebesar Rp 4,1 miliar untuk pembangunan PLTU I di Sumuradem, Indramayu tahun anggaran 2004. Ia divonis empat tahun penjara dengan denda Rp 200 juta oleh keputusan MA tertanggal 28 April 2016.

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu, Sugito mengatakan, proses penahanan Yance didampingi kuasa hukum, keluarga dan tim dari Kejaksaan Agung. "Yance resmi ditahan di kamar nomor 3 Blok D Lapas Kelas IIB Indramayu," katanya.

Menurut Sugito, terpidana sudah mulai menjalani hukumannya sesuai vonis dari Mahkamah Agung (MA). Kini status Yance sudah menjadi narapidana di Lapas Kelas IIB Indramayu. "Kemungkinan untuk dipindahkan ke lapas lain masih sangat dini, kecuali terpidana menimbulkan kericuhan" tegasnya.

Ia  menambahkan, Yance sekamar dengan empat terpidana lainnya dengan kasus yang berbeda, salah satunya pembunuhan. Ia memastikan politikus Partai Golkar itu masuk ke lapas dalam keadaan sehat dan tidak diistimewakan. "Terpidana bisa ikut membantu dan mengikuti kegiatan yang ada di lapas," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,