PSSI Panggil GTS Terkait Rusuh Laga Persegres vs PS TNI

PSSI Panggil GTS Terkait Rusuh Laga Persegres vs PS TNI

Kericuhan yang terjadi ketika laga Persegres menghadapi PS TNI menyebabkan puluhan suporter pun terluka. (foto - ist)

Jakarta - PSSI segera memangil PT Gelora Trisula Semesta (GTS), terkait sejumlah insiden yang terjadi saat Torabika Soccer Championship (TSC). Menurut Plt Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, pihaknya berempati dengan beberapa kejadian di kompetisi GTS.

"Kami menyesalkan terjadinya korban, kami berempati. Kami pun meminta agar GTS memperbaiki cara kerja. Malam ini akan kami siapkan suratnya," kata Hinca seusai rapat Komite Eksekutif PSSI di Kantor PSSI kawasan SUGBK, Senin (23/5/2016) malam. 

Hinca menyatakan, PT GTS akan dipanggil ke PSSI pada Rabu ini. Pemanggilan itu untuk mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya, serta untuk mencari solusi yang terbaik. Kompetisi TSC dahulu dimulai ketika PSSI belum aktif, kini setelah kembali aktif maka semua pertandingan sepakbola harus di bawah PSSI. 

TSC terbentuk ketika PSSI dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, dengan PT GTS sebagai operatornya. "Setelah PSSI on kembali. Semua kegiatan sepakbola harus di bawah PSSI," katanya.

Pada kompetisi TSC ini diikuti oleh klub-klub yang berasal dari Indonesia Super League (ISL). Selain menggelar TSC, PT GTS juga menggelar Indonesia Soccer Championship B (ISC B), di mana mereka yang ikut adalah tim dari Divisi Utama PSSI. 

Salah satu kejadian yang paling menyita perhatian, yakni saat Persegres Gresik United menjamu PS TNI, Minggu 22 Mei 2016. Dalam pertandingan itu terjadi bentrokan antar dua suporter. Dalam bentrokan tersebut, sebanyak 50 orang menderita luka-luka dari kelompok Ultrasmania, atau pendukung Gresik United. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait