Berkas Dinyatakan Lengkap (P21) Jessica Segera Disidang

Berkas Dinyatakan Lengkap (P21) Jessica Segera Disidang

Jessica Kumala Wongso

Jakarta - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memastikan berkas perkara Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, pihak kejaksaan tinggal menunggu pelimpahan tahap II, yakni barang bukti dan tersangka dari penyidik kepolisian.

"Setelah dinyatakan P21, penyidik sudah harus menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa untuk selanjutnya dibuatkan dakwaan," kata Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta, M Nasrun di Jakarta, Kamis (26/5/2016). Sesuai Pasal 139 KUHAP, jika berkas perkara sudah lengkap baik formal maupun material, jaksa bisa melimpahkannya ke pengadilan untuk disidangkan.

Pihak Polda Metro Jaya pun memastikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta telah menyatakan lengkap (P21) berkas berita acara pemeriksaan dugaan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, dengan tersangka Jessica Kumala Wongso.

"Alhamdulillah pada hari Kamis, JPU (Jaksa Penuntut Umum) sudah mengabulkan P21," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono. Kepala Kejati DKI Jakarta menerbitkan Surat Nomor: B3763011/EPP/1052016 tertanggal 25 mei 2016 terkait P21 berkas BAP Jessica.

Menurut Awi, penyidik kepolisian akan menindaklanjuti keputusan Kejati DKI dengan menyerahkan tahap dua untuk berkas BAP, tersangka dan barang bukti pada Jumat (27/5/2016). Sebelumnya, sudah empat kali berkas Jessica bolak-balik ke penyidik Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Krishna Murti mengaku telah berkoordinasi dengan Kejati DKI, guna mengambil surat resmi tentang P21 berkas Jessica dan pelimpahan tahap dua. "Jumat paling lambat untuk tahap dua tersangka J (Jessica), termasuk barang bukti lebih dari 37 dan dokumen lain," kata Krishna.

Menanggapi berkas kasus itu lengkap atau P21, ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin pun berharap, kasus pembunuhan anaknya tersebut segera digelar. "Mohon Jaksa Agung yang saya hormati yang saya cintai yang mulia agar bisa memberikan suatu keputusan kepada jajarannya untuk disidangkan. Sebab, keinginan masyarakat untuk mengetahui saya lihat sangat besar dan mohon izin doanya," kata Darmawan.

Ia berjanji, akan membantu untuk mengungkap teka-teki tewasnya Mirna. Soal hukuman, dia menyerahkan kepada pengadilan. "Insya Alah semuanya akan terungkap. Saya janji akan ungkap kasus ini sebagai ayah Mirna. Jaksa akan membantu menuntut dan nanti hakim yang memutuskan. Saya tidak menentukan, sayakan hanya korban. Palu hakim yang menentukan. Kalau sudah disidang kita plong, salah atau benar nanti di pengadilan," bebernya.

Jessica ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan, 6 Januari lalu. Jessica disangka melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 338 KUHP, tentang Pembunuhan Dengan Sengaja dengan ancaman maksimal hukuman mati. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,