Pendukung La Nyalla Ancam Demo Polisi Siaga di Kejati

Pendukung La Nyalla Ancam Demo Polisi Siaga di Kejati

Polisi siap siaga di kantor Kejati Jatim di Jalan A Yani Surabaya Jawa Timur. (foto - ist)

Surabaya - Polisi siap siaga menyusul ancaman aksi demo massa pendukung La Nyalla Mattalitti, tersangka dugaan korupsi hibah Kadin Jatim di kantor Kejati di Jalan A Yani Surabaya, Rabu (1/6/2016).

Dua mobil pengangkut kawat berduri pun disiagakan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya di jalan depan kantor Kejati. Kawat berduri pun dipasang. Beberapa personel polisi berada di pos penjagaan kantor Kejaksaan, termasuk Kepala Polsek Gayungan, Komisaris Polisi Esti Setija Oetami.

Sementara sejumlah pendukung La Nyalla sudah berada di sekitar kantor Kejati Jatim, antara lain memakai baju atribut Pemuda Pancasila (PP). Informasinya, sebagian massa pendukung La Nyalla masih berkumpul di kantor PP di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Sebelumnya, Selasa malam Sekretaris PP Surabaya, Andi Baso menyatakan organisasinya akan melakukan demo besar-besaran, sebagai bentuk protes atas penangkapan La Nyalla. "Kami minta Kejaksaan segera membebaskan Pak La Nyalla," katanya.

Baso mengecam sikap keras Kepala Kejati Jatim, Maruli Hutagalung yang dianggap arogan dengan tidak mematuhi putusan praperadilan, yang sebelumnya membatalkan status tersangka La Nyalla. "Copot Maruli sebagai Kajati Jatim," teriak massa.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto mengatakan, Kejaksaan sudah berkoordinasi dengan Kepolisian tentang pengamanan setelah penangkapan La Nyalla. Namun ia mengaku baru tahu pendukung La Nyalla akan berdemonstrasi di kantornya. 

La Nyalla kali pertama ditetapkan sebagai tersangka hibah Kadin Jatim pada 16 Maret 2016. Esoknya ia lari ke Malaysia lalu ke Singapura. Tiga kali lolos dari jeratan pidana melalui praperadilan, Kejaksaan kembali menetapkan tersangka pada Senin, 30 Mei 2016.

Akhirnya, La Nyalla ditangkap petugas Imigrasi di Singapura setelah izin tinggalnya habis. Ia diserahkan ke Kejaksaan dan kini mendekam di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejagung, Jakarta. Di Kejagung dia menjalani proses penyidikan. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,