Longsor Masih Menutupi Ruas Jalan ke Cupunagara Subang

Longsor Masih Menutupi Ruas Jalan ke Cupunagara Subang

Ruas jalan menuju Cupunagara Subang masih tertutup tanah longsoran. (foto - ist)

Subang - Longsor masih menutupi ruas jalan menuju Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. Akibatnya, jalan itu masih belum bisa dilewati dan penanganannya diperkirakan berlangsung lama, karena masih ada 6 lokasi longsor besar yang belum tertangani.

"Senin ini penanganan longsor dihentikan sementara, karena ada pergantian alat berat. Jadi loader dan backhoe ukuran kecil ditarik, besok akan datang dua alat berat yang ukurannya lebih besar," kata Kepala Desa Cupunagara Wahidin , Senin (6/6/2016).

Dengan alat berat lebih besar diharapkan penanganan longsor bisa lebih cepat. Apalagi, warga berharap sebelum Lebaran akses jalan Cupunagara-Cisalak sudah bisa digunakan. Saat ini, warga yang akan ke Cisalak harus memutar lewat Lembang.

Menurut Wahidin, longsor melanda ruas jalan menuju daerahnya bersamaan dengan banjir bandang di Desa Cihideung. Dari ruas jalan sepanjang 5 km, yang terkena longso lebih dari 20 titik besar dan kecil. "Longsor besarnya sebagian sudah ditangani, tinggal 6 lokasi lagi yang belum," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih bersama rombongan pejabat kembali meninjau lokasi banjir bandang akibat longsor di Kampung Cihideung Girang Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak. Saat itu diserahkan bantuan bagi korban bencana sebesar Rp 820 juta untuk warga di Desa Sukakerti, dan Rp 275 juta bagi korban di Desa Mayang.

"Bantuan untuk Desa Sukakerti dan Mayang itu iperuntukkan bagi rehabilitasi dan membangun rumah hilang, rusak berat, sedang, dan rusak ringan. Sedangkan untuk Desa Cupunagara Rp 10 juta untuk penanganan longsor," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,