Suasana Duka Menyelimuti Keluarga Fransisca Nila Agustin

Suasana Duka Menyelimuti Keluarga Fransisca Nila Agustin

Suasana duka di rumah Fransisca di Dukuh Kradenan Desa Blulukan Kecamatan Colomadu Karanganyar Jawa Tengah. (foto - ist_

Karanganyar - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Sri Marjono (61) dan Sri Widati (55), warga Dukuh Kradenan RT 01 RW 01 Kradenan Serangan, Desa Blulukan Kecamatan Colomadu Karanganyar Jawa Tengah.
 
Fransisca Nila Agustin (23), putri pasangan itu tewas dalam tragedi jatuhnya Helikopter jenis Bell 205 A-1 milik TNI AD di Dusun Kowang Tamanmartani Kalasan Sleman Yogyakarta, sore kemarin. Fransisca merupakan satu-satunya warga sipil dalam heli nahas dengan nomor registrasi HA-5073 dari Skuadron 11 Serbu tersebut.
 
Sejauh ini di kediaman Fransisca Nila Agustin sudah banyak didatangi warga sekitar. Kedua orangtua korban pun tampak masih syok atas kejadian tersebut. Menurut salah seorang anggota Koramil setempat yang juga tetangga korban, Serma Suwardi sepengetahuannya Fransisca Nila Agustin ikut di dalam Helli itu karena diajak pacarnya, Serka Rohmat.
 
Rohmat sendiri mengalami luka berat dalam kecelakaan itu. "Ya, Fransisca pamit kepada orangtuanya untuk naik helilopter, karena memang diajak oleh pacarnya Serka Rohmat," kata Suwardi di rumah duka.
 
Menurut Suwardi, Serka Rohmat merupakan anggota Skadron 11 Serbu Penerbang TNI AD. Hubungan antara kedua korban, sudah direstui orangtua Fransisca. Kakak Fransisca sendiri juga merupakan seorang TNI Angkatan Udara yang bertugas di Mataram.
 
Sri Marjono dan Sri Widati memiliki tiga anak yakni Karisma Adi Candra, Fransisca Nila Agustin dan Bayu. Mereka masih menunggu kedatangan jenazah Fransisca di rumah duka. Korban akan dimakamkan di TPU Kradenan, Blulukan, Colomadu, Karanganyar. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,