Polisi Periksa 9 Saksi Terkait Penculikan Gadis Purwakarta

Polisi Periksa 9 Saksi Terkait Penculikan Gadis Purwakarta

Bayinah (14), remaja warga Lembang Sari Desa Cipeundeuy Kecamatan Bojong Purwakarta masih hilang yang diduga telah diculik oleh pria misterius. (foto - ist)

Purwakarta - Penyelidikan terkait hilangnya seorang remaja putri anak pasangan dari Eman dan Neni, warga Kampung Lembang Sari Desa Cipeundeuy Kecamatan Bojong Purwakarta, terus dilakukan petugas Kepolisian Sektor Bojong Purwakarta. Bayinah yang baru berusia 14 tahun itu, diduga menjadi korban penculikan yang hilang sejak Jumat 12 Agustus lalu.
 
Sejauh ini, polisi telah memeriksa 9 orang saksi terkait hilangnya siswi kelas 2 Madrasah Tsanawiyah (MTS) tersebut. "Ya, sudah 9 orang yang kami periksa sebagai saksi dalam kasus Bayinah termasuk Suparman (tetangga korban), yang mengenalkan pria misterius dengan korban," kata Kanit Reskrim Polsek Bojong, Bripka Abdul Jabar, Jumat (19/8/2016).
 
Polisi juga memeriksa orangtua Bayinah lantaran dinilai lalai, yang telah mengizinkan anak di bawah umur dibawa orang tidak dikenal. Berdasarkan penyelidikan awal, terduga penculik Bayinah diketahui membawa mobil jenis minibus warna biru muda. "Pelaku seorang diri, ia mengaku bernama Iwan asal Bandung. Usianya diperkirakan sekitar 30 tahun," kata Abdul Jabar.
 
Namun demikian, polisi belum mendapat informasi keberadaan korban. Untuk itu polisi meminta peran serta masyarakat agar segera melaporkan jika melihat sosok korban.
 
Menurut informasi, Bayinah diduga diculik seorang pria mengaku bernama Iwan. Korban dibawa setelah sebelumnya diajak untuk menemui seseorang dan pura-pura dijadikan anak angkat.
 
Kasus dugaan penculikan terjadi setelah terduga dikenalkan oleh Suparman. Saat itu Bayinah dibawa dengan menggunakan mobil bersama dengan Suparman. Namun saat di perjalanan Suparman ditinggalkan, dengan alasan akan membawa ABG tersebut ke salon di wilayah Plered Purwakarta. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,