Kang Emil Melayat ke Rumah Guru Korban Penusukan

Kang Emil Melayat ke Rumah Guru Korban Penusukan

Walikota Bandung Ridwan Kamil beserta istri melayat ke rumah duka Tatang Wiganda, guru olahraga SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS), korban pengeroyokan dan penusukan. (foto - ist)

Bandung - Walikota Bandung Ridwan Kamil beserta istri Atalia Kamil melayat ke rumah duka Tatang Wiganda, guru olahraga SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS) di Jalan Babakan H. Tamim Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung, Selasa (23/8/2016). Tatang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan, pada Senin sore di kawasan Terminal Cicaheum Kota Bandung. 

Kang  Emil mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa salah seorang guru yang menjadi panutan murid-muridnya, yang meninggal akibat tindakan kriminal. "Saya juga mendengar dari pihak kepolisian pelakunya sudah ditangkap, dan mudah-mudahan semua yang bertanggung jawab bisa ditangkap," katanya.

Menurutnya, yang paling penting pihak keluarganya didatangi untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, juga sekolah anak-anaknya akan diurus. "Saya ingin memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan Insya Allah sekolah anak-anaknya akan kita urus, untuk itu kita datang melayat ke sini," ungkap Emil.

Walikota pun menitipkan kepada jajaran kepolisian agar meningkatkan keamanan, karena kejadian seperti itu betul-betuk tidak diharapkan. "Kendati secara statistik laporan dari kepolisian kejahatan jalanan relatif jauh berkurang, kejadian yang fatal ini sangat saya sesali," tegasnya.

Untuk itu, Emil meminta kepada aparat kewilayahan, camat dan kepolisian meningkatkan patroli khususnya di area yang mungkin rawan termasuk di area terminal. Sedangkan untuk pendidikan anak-anak almarhum, akan diurus sampai lulus SMA. "Saya sudah bilang sama SMA YAS, karena beliau mengajar di sana, sekolah sampai SMA atau SMK-nya gratis sampai lulus, mungkin itu yang dapat kita bantu dulu," katanya.

Emil menambahkan, saat ini agar fokus kepada pengungkapan kasus dan mengurus keluarganya, sambil berupaya agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Bagi preman yang sering berkeliaran di terminal, walikota mengaku akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. 

Sementara itu, Asep Juli (59), perwakilan dari pihak keluarga mengatakan rencananya almarhum akan dimakamkan di daerah Jelekong Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. "Untuk sementara pemakaman almarhum akan dilaksanakan di Jelekong, tapi menunggu kakaknya terlebih dulu," katanya.

Sebelum dimakamkan, jenazah akan disalatkan terlebih dulu di Kampus Yayasan Atikan Sunda, tempat Tatang Wiganda mengajar. Setelah itu, Tatang diberangkatkan ke lokasi pemakaman di Kecamatan Ciparay.  (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,