Seorang Tewas, Kapal Tongkang Berisi Ribuan Ton BBM Meledak

Seorang Tewas, Kapal Tongkang Berisi Ribuan Ton BBM Meledak

Kapal tongkang pengangkut minyak milik Pertamina RU III Plaju Palembang meledak. (foto - ilustrasi)

Banyuasin - Kapal tongkang pengangkut minyak milik Pertamina RU III Plaju Palembang meledak, yang diduga karena adanya percikan api di bagian mesin. Dalam kejadian itu, satu orang tewas dan seorang lainnya kritis akibat mengalami luka bakar.

Meledaknya tongkang Easterr 333 itu terjadi saat melakukan loading di Pelabuhan VI Sungai Gerong Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (30/8/2016). Tongkang itu memuat 1.600 Pertamax dan 3.200 ton premium, yang rencananya dibawa ke Jambi.

Mendengar ada ledakan, para kru kapal langsung melompat ke sungai. Dua pegawai yang bertugas sebagai oil engineering, Zainuddin dan Junaidi tak sempat menyelamatkan diri. Zainuddin tewas di lokasi kejadian, sedangkan Junaidi mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Menurut  Agus Salim, nakhoda kapal Tagboat Frengky yang menarik tongkang naas itu, begitu terdengar ledakan kepulan asap keluar dari bagian mesin. Kru tongkang yang berjumlah enam orang masih berada di atas tongkang.

"Ledakannya dari bagian mesin. Kami membantu kru tongkang naik ke tagboat, sedangkan dua korban masih di atas," katanya.

Salah seorang ABK tongkang, Ikbal mengatakan saat ledakan terjadi tiga petugas oil engineering berada di dalam bagian mesin. Namun, belum diketahui pasti penyebab ledakan. "Waktu itu ada tiga kru, satu meninggal di tempat, satu kritis, satunya lagi selamat," katanya.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Direktorat Polair Polda Sumsel AKBP Zahru Bamawi mengatakan, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab peristiwa itu. Jika terbukti terjadi kelalaian, tidak menutup kemungkinan dilakukan peningkatan menjadi penyidikan.

"Nakhoda tagboat, satu ABK dan kepala kamar mesin tongkang masih kita periksa. Dugaan sementara penyebabnya berasal dari mesin," ungkapnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,