Nenek 80 Tahun Diperkosa Pemuda di Indramayu

Nenek 80 Tahun Diperkosa Pemuda di Indramayu

Nenek berusia 80 tahun diperkosa seorang pemuda di rumahnya di Indramayu. (foto - ilustrasi)

Indramayu - Seorang nenek berusia 80 tahun diperkosa pemuda teler di rumah korban di Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu. Kepada Polisi Resor Indramayu yang menangkapnya sehari setelah kejadian, pelaku mengaku melakukan aksinya di bawah pengaruh minuman alkohol.

Selain teler, Wakil Kepala Polres Indramayu Edwin Affandi menduga pelaku memiliki kelainan seksual. "Kami masih menyelidiki dugaan itu dengan mengecek kejiwaannya. Namun menurut berbagai keterangan, pelaku dalam keadaan mabuk saat melakukan pemerkosaan," katanya, Jumat (16/9/2016).

Menurut Edwin, pelaku berinisial RH (21) warga dari blok sebelah rumah korban. Identitas pelaku dikenal warga sebagai seorang petani, sedangkan korbannya berinisial K (80) yang sehari-harinya di rumah karena sudah tidak mampu bekerja.

Berdasarkan keterangan korban, pemerkosaan itu terjadi pada Minggu 21 Agustus 2016 lalu di rumah korban. Korban yang tengah tertidur tiba-tiba disekap oleh pelaku. "Pelaku masuk ke kamar korban sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung menindih dan membekap mulut korban agar tidak berteriak," katanya.

Diakui, pelaku melakukan aksinya dalam keadaan kamar yang gelap. Namun, korban mengatahui suara pelaku saat memintanya diam sambil membekap mulut korban. "Diam, jangan berisik," kata pelaku yang dikutip korban saat memberikan keterangan pada polisi.

Untuk pembuktian, polisi menyita seprai tempat tidur milik korban dan sehelai kain bermotif batik yang dikenakan korban saat kejadian. Barang bukti itu akan dites jajaran kepolisian setempat di laboratorium, untuk mencari ada tidaknya kecocokan DNA pelaku yang menempel di alat bukti.

"Besoknya korban mendatangi rumah RH yang masih bertetangga dengannya. Namun pelaku tidak ada di tempat, sehingga korban menceritakan peristiwa itu kepada orangtua pelaku," tambah Edwin. Atas dasar keterangan itu, perangkat desa setempat akhirnya melaporkan pelaku ke polisi.

Pelaku terancam hukuman pidana sesuai Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan pemaksaan dan kekerasan. "Bila terbukti, pelaku bisa dihukum maksimal 12 tahun penjara," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,