Puluhan Orang Terluka Ledakan Kuat Guncang New York

Puluhan Orang Terluka Ledakan Kuat Guncang New York

Senuah ledakan kuat mengguncang New York Amerika Serikat. (foto - dailymail.co.uk)

Manhattan - Sedikitnya 25 orang terluka akibat sebuah ledakan yang terjadi di wilayah Chelsea Manhattan New York Amerika Serikat, Sabtu sekira pukul 08.30 waktu setempat. Sejauh ini belum diketahui penyebab dan dampak kerusakan tersebut.

Walikota setempat Bill de Blasio menyatakan, dalam keterangan persnya jika ledakan tersebut terkesan disengaja. Namun belum ada bukti yang mengaitkan dengan aksi terorisme. "Ledakan terjadi seperti gunung berapi," kata seorang saksi. 

Dilansir the Guardian, Minggu (18/9/2016) yang juga dilansir nytimes.com, ledakan kuat itu menghancurkan jendela dan membuat pihak kepolisian menutup sejumlah blok untuk antisipasi. Ledakan yang terjadi saat ini telah menghancurkan jendela di bangunan lima lantai dan membuat puing berhamburan ke jalan.

Sejauh ini, lepolisian setempat telah melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya pengamanan sebuah tong sampah yang diduga menjadi perangkat ledakan. "Kemungkinan perangkat sekunder," kata kepolisian setempat dalam akun twitternya.

Keterangan resmi yang disampaikan Pemadam Kebakaran New York City menyebutkan, banyak personel yang langsung diterjunkan ke lokasi ledakan. Saat peristiwa terjadi kondisi tengah ramai. Hingga kini, penegak hukum di sana dilaporkan masih melakukan penyelidikan awal.

Sementara itu, Reuters melansir sebuah sumber penegak hukum mengatakan, penyelidikan awal menunjukkan ledakan terjadi di tempat sampah, namun penyebabnya masih belum ditentukan. Sumber juga mengatakan bila kemungkinan ledakan itu datang dari bahan peledak konstruksi.

Presiden Barack Obama yang tengah menghadiri makan malam di sebuah kongres di Washington telah diinformasikan terkait kasus itu. "Penyebab masih dalam penyelidikan," kata seorang pejabat Gedung Putih. "Informasi lainnya akan diperbarui," katanya.

Seorang pejabat AS mengatakan, Joint Terrorism Task Force, sebuah kelompok antarpejabat federal negara bagian dan lokal, menanggapi ledakan itu. Mereka menyarankan pemerintah tidak mengesampingkan kemungkinan serangan teror terencana.

Wakil komisaris New York Police Departement J Peter Donald wmengatakan, ledakan itu terjadi pukul 08.30 waktu setempat. Namun diyakini tak menimbulkan korban jiwa, meski ledakan sendiri terdengar keras dan disebut memekakkan telinga. Kawasan ledakan itu dikenal sebagai wilayah perumahan, pelatihan dan layanan lainnya untuk orang buta. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,