Pesawat Learjet Tergelincir di Halim di Tengah Hujan Deras

Pesawat Learjet Tergelincir di Halim di Tengah Hujan Deras

Pesawat Learjet tipe LJ31 tergelincir saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (25/9/2016) malam sekitar pukul 19.50 WIB. (foto - ist)

Jakarta - Pesawat Learjet tipe LJ31 dengan nomor penerbangan PK-JKI tergelincir saat mendarat di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Minggu (25/9/2016) malam sekitar pukul 19.50 WIB. Pesawat mendarat tidak sempurna, di tengah guyuran hujan deras di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Hemy Pramurahardjo, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Semua penumpang selamat dan sudah dievakuasi. "Sumber kami di Halim menyatakan sedang dalam proses evakuasi. Insya Allah pesawat dapat dievakuasi," katanya. 

Atas kejadian tersebut, Bandara Halim Perdanakusuma untuk sementara ditutup. Sementara  penumpang lain yang akan mendarat dialihkan ke Bandara Internasional Soekaro Hatta.  "Bandara masih ditutup sampai pukul 22.45 WIB," tegasnya.

Atas kejadian tergelincirnya pesawat Learjet  milik National Air Charter (NAC) di Bandara Halim Perdanakusuma, tersebut, mengganggu jadwal penerbangan. Pesawat tersebut mengangkut delapan orang, terdiri atas lima orang penumpang dan tiga orang kru. 

Berdasarkan informasi, pesawat yang sedianya akan berangkat dengan jurusan Padang, DI Yogyakarta dan Surabaya mengalami penundaan sampai informasi lebih lanjut.

Sementara itu, dua unit pesawat Citilink dari Palembang dan Surabaya, serta tiga unit Batik Air dari Padang, DI Yogyakarta dan Surabaya, semuanya dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Informasi dari pihak Bandara Halim Perdanakusuma menyebutkan, landasan pacu kembali dibuka pukul 23.00 WIB. Pesawat Learjet milik National Air Charter ini mengangkut delapan orang, terbang dari DI Yogyakarta menuju Jakarta dalam misi kemanusiaan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,