Permata Senilai 2,2 Trilliun Ditemukan di Tambang Kachin

Permata Senilai 2,2 Trilliun Ditemukan di Tambang Kachin

Batu permata senilai Rp 2,2 trilliun ditemukan pekerja tambang di Myanmar. (foto - BBC)

Kachin - Para pekerja tambang di Myanmar menemukan batu permata termahal di dunia, yang diperkirakan nilainya mencapai Rp 2,2 triliun. Mereka menemukan batu raksasa itu di Negara Bagian Kachin. 
 
Dilansir koran the Daily Mail, ketika mengadakan penggalian mereka menemukan batu seberat 175 ton dengan ukuran tinggi 2,7 meter, panjang 5,4 meter dan lebar 5,4 meter.
 
Batu raksasa berharga itu akan berwarna hijau jika sudah dibersihkan. Dengan bobot 175 ton permata yang ditemukan di Myanmar ini menjadi yang kedua terberat, setelah batu permata di Istana Buddha di Cina yang beratnya 260 ton.
 
"Kami menganggap temuan ini seperti menang lotere. Namun benda ini milik negara, sebagai penghormatan kepada para pemimpin kami," kata pekerja tambang bernama Sao Min (44).
 
Sementra itu, seorang politikus bernama U Tint Soe berpose di depan batu itu dan mengatakan, ukurannya setara dua rumah kecil masing-masing 2,7 meter persegi. "Saya menganggap ini sebagai hadiah bagi rakyat kami, pemerintah dan partai. Ini pertanda baik bagi kami," katanya.
 
Myanmar tercatat sebagai produsen permata terbesar di dunia dengan nilai industri mencapai 50 miliar dolar AS per tahun. Harga pasaran batu permata saat ini berkisar Rp 13 juta per kg.
 
Bahkan, harga tersebut bisa menjadi lebih mahal sampai kisaran Rp 18 juta per kg. Jika sudah dipoles dan dibentuk harganya bisa mencapai 20 kali lebih mahal dari sebelumnya. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,