Terkuak, Reza Artamevia Diminta Gatot Patungan Beli Sabu

Terkuak, Reza Artamevia Diminta Gatot Patungan Beli Sabu

Reza Artamevia beserta Aaliyah Massaid didampingi dua kuasa hukumnya di Polda Metro Jaya Jakarta. (foto - ist)

Jakarta - Selesai menjalani pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) di Ditreskrimun Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Reza Artamevia diperiksa penyidik selama empat jam. Reza pun dicecar sedikitnya 29 pertanyaan yang dilontarkan penyidik, Senin (17/10/2016).

"Kami memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan, terkait laporan kami terkait dugaan penipuan. Tadi ada 29 pertanyaan, terkait aspat dan rutinitas pemakaian aspat," kata Ramdan Alamsyah, pengacara Reza Artamevia, seusai pemeriksaan.

Penyanyi 41 tahun itu membeberkan beberapa bukti adanya penipuan aspat, yang belakangan diketahui sebagai narkoba jenis sabu. Salah satu buktinya, yakni transferan yang diperoleh secara patungan untuk membeli aspat. "Kami sudah menyiapkan bukti berupa transfer, berkaitan dengan permintaan Gatot soal urunan (patungan)," katanya.

Ramdan juga menyatakan, proses rehabilitasi kliennya di Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah selesai dilakukan. "Klien kami juga sudah selesai rehabilitasi di NTB. Enggak ada namanya Reza terkait dan jadi tersangka. Ini cuma upaya di sana (pihak lain) agar ini jadi menarik terus," tegasnya.

Reza sendiri datang ke Polda Metro Jaya dengan didampingi dua kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah dan Muhammad Kamil. Menurut Ramdan, ada keterangan yang diputarbalikkan pihak Gatot terkait pemakaian aspat tahun 2006.

"Faktanya pada tahun 2006 pernah dilakukan tes urine, negatif. Yang namanya aspat ini diketahui dari kata-kata ucapan Gatot saat berada di padepokan," katanya.  (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,