Hanura dan Nasdem Tolak 21 Pimpinan

Hanura dan Nasdem Tolak 21 Pimpinan

KMP-KIH bersepakat akan berada di seluruh alat kelengkapan dewan dan jumlah pimpinan ada 16 tidak ada penambahan. ANTARA FOTO

Jakarta - Dua koalisi di DPR batal menandatangani nota kesepahaman terkait pembagian jatah pimpinan alat kelengkapan dewan. Rencananya, koalisi pro Jokowi tersebut memang akan mendapat jatah 21 kursi pimpinan.
 
"Secara prinsip semua sudah selesai, hanya masalah teknis. Misalnya orangnya yang satu masih ke mana, tapi secara prinsip selesai semua," ujarnya Koordinator Harian Koalisi Merah Putih Idrus Marham di Gedung DPR Jakarta, Selasa (11/11).
 
Idrus memastikan, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, dan Fraksi Nasdem akan menyerahkan daftar anggota alat kelengkapan dewan sebelum sidang Paripurna, Kamis 13 November 2014.
 
Terkait sikap Partai Nasdem dan Partai Hanura yang menolak revisi Undang-undang MD3 dan peraturan tata tertib untuk mendapatkan 21 kursi pimpinan, Idrus menegaskan tidak ada cara lain untuk mengakomodir permintaan Koalisi Indonesia Hebat.
 
 
Idrus memastikan, KIH  akan mendapatkan jatah 21 kursi pimpinan sudah termasuk jatah untuk Partai Persatuan Pembangunan. "Itu sudah final, caranya adalah merevisi pasal yang terkait dengan komposisi kepemimpinan alat kelengkapan dewan dan menambah satu wakil," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu.(Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:politik,