Terbukti Korupsi, Gatot Pujo Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Bui

Terbukti Korupsi, Gatot Pujo Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Bui

Gatot Pujo Nugroho.

Medan - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, memvonis enam tahun terhadap Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Kamis (24/11/2016).

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim secara bergantian, Gatot secara sah dan meyakinkan dinyatakan bersalah melakukan korupsi bersama-sama, dana hibah dan dana bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2012-2013, yang merugikan negara sebesar Rp 4,034 miliar.

"Dengan ini, terdakwa Gatot Pujo Nugroho dijatuhkan hukuman selama 6 tahun kurungan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Djaniko Girsang, di ruang utama Pengadilan Tipikor Medan pada Pengadilan Negeri Medan.

Gatot juga dibebankan denda sebesar Rp 200 juta. "Jika denda tidak dibayar setelah memiliki hukum tetap, terdakwa mengganti dengan hukuman penjara selama 4 bulan," kata Djaniko. Namun, dalam putusan majelis hakim, terdakwa tidak dibebankan uang pengganti, sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya.

Dalam kasus ini, Gatot Pujo Nugroho bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Menyikapi putusan tersebut, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga diungkap oleh tim Jaksa Penuntut Umum. Kemudian, majelis hakim menutup sidang tersebut.

Vonis yang diterima Gatot Pujo Nugroho lebih ringan dari tuntutan JPU, yang menuntut terdakwa dengan hukuman selama 8 tahun kurungan penjara. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,