Pesan Haru Sang Adik, Korban Perampokan Pulomas

Pesan Haru Sang Adik, Korban Perampokan Pulomas

Zanette Kalila Azaria ketika ditengok Kapolda Metro Jaya M Iriawan di Rumah Sakit Kartika Pulomas Jakarta Timur. (foto - ist)

Jakarta - Zanette Kalila Azaria (13) putri Dodi Triono korban pembunuhan di Pulomas, mengaku ikhlas atas kepergian keluarganya, yang meninggal akibat disekap perampok di rumah mereka di Jalan Pulomas Utara No. 7A Pulogadung Jakarta Timur. 

Meski begitu, ia merasa sangat rindu dengan mereka. "Sayang, ka Diona yang tenang di sana yah. Aku sudah enggak bisa lihat kak Diona lagi. Kak Diona pasti selalu ada di samping aku, aku kangen banget sama mereka. Aku sudah ikhlas dan harusnya kuat," tulis Anet, Jumat (30/12/2016).

Dalam aksi perampokan itu, Anet turut disekap di dalam kamar mandi sempit berukuran 1,5x1,5 meter bersama 10 orang lainnya. Namun beruntung dia masih bisa diselamatkan. Enam orang meninggal dunia dalam kasus perampokan rumah di Pulomas Jakarta Timur, itu.

Di antara korban meninggal dunia akibat penyekapan di kamar mandi rumahnya oleh perampok, yakni kakak Zanette, Diona Arika Putri; adiknya, Dianita Gemma Zalfayla; dan sang ayah, Dodi Triono.

Gadis yang karib disapa dengan nama Anet itu pun mengunggah foto saat ia menggunakan alat bantu pernapasan lewat hidung. Ia menuliskan ungkapan duka cita atas meninggalnya papa, kakak, dan adiknya. "Turut berduka cita kak ak, adek aku dan papa aku," tulisnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,