Gas Air Mata Masih Selimuti Lokasi Tawuran di Manggarai

Gas Air Mata Masih Selimuti Lokasi Tawuran di Manggarai

Lokasi tawuran di dekat Stasiun Manggarai Jakarta Selatan. (foto - TMC Polda Metro)

Jakarta - Polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata guna memecah kerumunan masa, menyusul terjadinya tawuran antar-pemuda di dekat Stasiun Manggarai Jakarta Selatan, Minggu petang.

Jalan di sepanjang Gang Tuyul yang mengarah ke titik tawuran pun masih diselimuti aroma gas yang membikin mata perih. Tawuran pecah sekitar pukul 17.50 WIB, dan mereda tidak lama setelah tim Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat yang menggunakan sepeda motor tiba di lokasi.

Dua kubu yang berada di tengah titik tawuran mulai mundur ke areanya masing-masing. Tawuran pun menyisakan pecahan batu dan kaca yang berserakan di jalanan. Tampak juga satu kios warga terbakar di samping Stasiun Manggarai. Namun api sudah padam dan kini tinggal diselimuti asap tebal.

Sementara itu, situasi di dalam Stasiun Manggarai sendiri sudah kondusif dan tidak ada kerusakan berarti. Namun pintu masuk stasiun tepat di depan lokasi tawuran ditutup untuk sementara. "Enggak rusak, sudah tenang. Sudah terkendali semua," kata petugas stasiun.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Manggarai, yang berada di lokasi, Edi (45 tahun), peristiwa itu berlangsung sekira pukul 17.00 WIB sore.

"Tawurannya antara warga Manggarai dengan Gemtas, gembel stasiun. Mereka yang mulai melakukan penyerangan duluan dengan melempar bensin ke arah warga. Akhirnya warga membalas dan terjadi tawuran," kata warga sekitar lokasi, Minggu (8/1/2017).

Selain melempari warga dengan bensin, kelompok pemuda gembel stasiun itu juga melakukan penyerangan dengan berbagai petasan. "Warga kemudian dikepung dari dua arah, kiri dan kanan," katanya. 

Sementara itu, suara letusan tembakan peringatan polisi untuk melerai pertikaian, juga terdengar di lokasi tawuran. Menurut salah seorang anggota Polsek Menteng , situasi di depan Stasiun Manggarai masih memanas. "Sudah satu jam tawuran," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,