Buntut Taruna Tewas Dipukuli Senior, Ketua STIP Dipecat

Buntut Taruna Tewas Dipukuli Senior, Ketua STIP Dipecat

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda Jakarta Utara. (foto - ist)

Jakarta - Buntut kematian salah seorang taruna yang diduga dianiaya seniornya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhirnya memecat Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda Jakarta Utara. 

Menurut Menhub, Weku F. Karuntu dipecat dari STIP untuk mempermudah tim investigasi menyelidiki, penyebab kematian taruna bernama Amirullah Adityas Putra (19 tahun).

"Sebagai tindak lanjut dari kejadian itu, Kemenhub juga telah mengambil langkah cepat membebastugaskan Ketua STIP, Capt. Weku F. Karuntu dan menunjuk pelaksana tugas Ketua STIP. Keputusan itu diambil untuk mempermudah pelaksanaan tugas tim investigasi internal yang telah dibentuk," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/1/2017).

Investigasi akan dilakukan oleh Kepala Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dari Kementerian Perhubungan. Kemenhub juga menyatakan akan bertanggung jawab atas seluruh proses, mulai dari rumah sakit hingga pemakaman. 

Kemenhub telah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Kepolisian pun telah mengamankan empat tersangka pelaku penganiayaan maut di STIP.

Seperti diketahui, seorangu taruna bernama Amirullah Adityas Putra (19 tahun) tewas, akibat kekerasan yang dialaminya setelah beberapa kali dipukuli seniornya. Peristiwa itu terjadi Selasa hingga Rabu dinihari. Korban , kelahiran 1998 tewas, setelah sebelumnya dipanggil oleh beberapa seniornya ke ruang atas (tempat senior tingkat dua) di Gedung Dorm Ring 4 STIP Marunda Cilincing Jakarta Utara.

Hal itu pula dibenarkan Kasubag Humas Polres Jakarta Utara Kompol HM Sungkono. Berdasarkan laporan polisi, pelaku diduga terdiri atas 4 orang taruna STIP tingkat dua. Kejadian itu dilaporan terjadi mulai pukul 22.00 saat korban selesai latihan drum band. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait