Polusi Udara dan Kabut Asap di Cina Semakin Membahayakan

Polusi Udara dan Kabut Asap di Cina Semakin Membahayakan

Pabrik dan industri di Cina telah mengakibatkan polusi udara yang sudah berada di atas ambang batas yang membahayakan. (foto - ist)

Beijing - Video yang diunggah di Youtube menjadi viral setelah memperlihatkan, bagaimana kabut asap memenuhi wilayah udara di Beijing Cina. Hal itu menggambarkan, bagaimana buruknya tingkat polusi yang ada di ibukota Cina itu.

Sang pengunggah menggunakan teknik time-lapse dan menunjukkan kabut asap secara perlahan mendekati gedung, hanya dalam waktu 20 menit langsung memenuhi wilayah udara Beijing. Dikutip dari New York Post, Kamis (12/1/2017) video itu diabadikan dan diunggah oleh Chas Pope, pada Senin 2 Januari 2017. 

Selain karena industri, kabut asap itu juga disebabkan oleh warga Beijing yang banyak menggunakan batubara, untuk menghangatkan rumah mereka akibat musim dingin. Namun, akhir-akhir ini kondisinya makin parah, karena Beijing sebenarnya sudah diselimuti kabut asap sejak Oktober 2016.

Lewat akun Twitter-nya, Pope mengatakan, indeks kualitas udara di Beijing pada saat dia merekam video tersebut polusinya di atas angka 400. Pemerintah Amerika Serikat saja mengklasifikasi, polusi di atas 301 hingga 500 termasuk kategori "berbahaya".

Padahal, sebelumnya untuk mengurangi polusi udara di Cina, Pemerintah Kota Beijing memerintahkan 1.200 pabrik termasuk perusahaan minyak utama negara Sinopec dan industri pangan Cofco, untuk ditutup atau mengurangi produksinya.

Otoritas lingkungan pun telah mengeluarkan tanda bahaya setelah kabut bercampur asap yang meluas di utara Cina. Tanda peringatan itu dikeluarkan ketika nilai polutan dalam indeks kualitas udara (AQI) diperkirakan mencapai angka 200, selama lebih dari empat hari berturut-turut.

Angka itu melebihi nilai selama lebih dari dua hari yang berada pada angka 300, atau melampaui nilai yang terekam selama setidaknya 24 jam di angka 500. Pemerintah mengatakan, kilang Yanshan milik Sinopec yang berproduksi 10 juta ton per tahun, pabrik baja Shougang Group dan pabrik milik Cofco di antara 500 perusahaan yang telah diperintahkan untuk membatasi produksi.

Otoritas itu juga mencantumkan, 700 perusahaan harus menghentikan sementara pekerjaannya secara keseluruhan. Selain itu sepuluh kota di Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing dan wilayah produksi baja yang utama. juga telah diberikan tanda bahaya atas kabut asap dan telah dipaksa untuk memangkas produksi. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,