Lagi, Kejati Usut Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Cimahi

Lagi, Kejati Usut Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Cimahi

Kasipenkum Kejati Jabar Raymond Ali. (foto - ist)

Bandung - Kejati Jabar kembali membuka penyelidikan kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010. Hal itu dilakukan setelah mantan terpidana kasus itu Ade Irawan, mendatangi kantor Kejati Jabar, Senin (16/1/2017).

Kedatangan mantan Bupati Sumedang ke kantor Kejati Jabar di Jalan LL RE Martadinata Kota Bandung itu, untuk mengingatkan kembali kasus yang juga mengantarkannya ke Lapas Sukamiskin selama dua tahun bui pada 2015 lalu. 

"Kedatangan Ade Irawan mengingatkan perjalanan dinas tahun anggara 2010. Yang bersangkutan pernah menjadi terdakwa bahkan terpidana," kata Kasipenkum Kejati Jabar Raymond Ali, seusai menerima Ade di Kantor Kejati Jabar. 

Ia mengaku, tidak berhenti begitu saja dalam kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi. Namun butuh waktu karena yang dilaporkan yakni 43 anggota dewan. "Tentunya ini masih akan dipelajari lebih lanjut. Tak hanya di kejaksaan tapi di instansi lain," katanya. 

Ade mengatakan, dalam kasus dugaan korupsi itu yang mengantarkannya ke penjara bukanlah dilakukan satu orang. Menurutnya perjalanan dinas DPRD Cimahi itu melibatkan 44 anggota dewan, yang di dalamnya ada juga pimpinan para wakil rakyat. 

"Tahun 2010 perjalanan Dinas DPRD bukan tunggal tapi ada anggota DPRD lainnya, yakni 39 anggota dan lima pimpinan. Namanya juga perjalanan dinas DPRD, bukan perjalanan dinas Ade Irawan. Sedangkan yang jadi terpidana tunggal hanya saya," kata Ade yang saat kasus menjeratnya menjadi Ketua DPRD Kota Cimahi Periode 2009-2014.

Oleh karena itu, ia menyatakan, Pimpinan DPRD Kota Cimahi Periode 2009-2014 harus diperiksa kembali bahkan beberapa yang mengambil kebijakan harus bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

"Saya harap ada yang bisa jadi tersangka. Ini untuk keadilan karena bukan perjalanan dinas Ade Irawan tapi perjalanan dinas DPRD," tegas Ade.  Dalam laporannya, Ade membawa sejumlah berkas dan CD yang diserahkan langsung kepada Kasipenkum. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,