Dua Penyuap Irman Gusman Dieksekusi ke Lapas Padang

Dua Penyuap Irman Gusman Dieksekusi ke Lapas Padang

Terdakwa kasus suap gula impor Xaveriandy Sutanto dan Memi. (foto -ist)

Jakarta - Dua penyuap Ketua DPD RI Irman Gusman dalam distribusi gula impor milik Perum Bulog, dieksekusi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Padang Sumatera Barat. Yakni Direktur CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Susanto dan istrinya Memi.
 
Keduanya yang telah divonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta selama 2,5 dan tiga tahun penjara itu, dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 2B Anak Air Padang Sumatera Barat.
 
"Benar, tadi pagi sudah dipindahkan ke sana," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).
 
Eksekusi hukuman itu sesuai permintaan kedua terpidana di hadapan majelis hakim ketika itu. Sutanto dan Memi beralasan agar memudahkan anak-anaknya yang masih di bawah umur untuk menjenguknya. Terlebih saat ini kondisi kedua anaknya tak ada yang mengasuh di rumah.
 
Memi dan Sutanto dalam perkara itu, terbukti memberi suap kepada Irman Gusman sebesar Rp 100 juta agar memakai pengaruhnya untuk mengintervensi Bulog, guna melancarkan distribusi gula impor milik Bulog di Sumbar dengan CV Semesta Berjaya.
 
Sementara Irman Gusman, sampai sejauh ini perkaranya masih berjalan di Pengadilan Tipikor Jakarta Jalan Bungur Raya Kemayoran Jakarta Pusat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,