Rizieq Kembali Dipolisikan Dugaan Ancaman Pembunuhan

Rizieq Kembali Dipolisikan Dugaan Ancaman Pembunuhan

Habib Rizieq Shihab.

Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, kembali harus berurusan dengan penegak hukum. Kali ini, ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), karena diduga menyerukan ancaman pembunuhan kepada pemuka agama lewat video yang beredar di media sosial.

Salah satu penasihat hukum TPDI, Makarius Nggiri Wangge mengatakan, alasan pihaknya melaporkan Rizieq, yakni ucapannya dianggap sebagai bentuk intimidasi kepada pemuka agama lain.

"Kita akan melaporkan saudara Rizieq terkait dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan UU ITE Pasal 29 dan Pasal 45 ayat tiga, terkait dengan ancaman yang disebarluaskan melalui Youtube. Yakni ancaman pembunuhan terhadap seluruh pendeta di Indonesia," kata Makarius, sebelum membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (26/1/2017).

Namun, ia mengaku belum mengetahui duduk perkara soal beredarnya video seruan dugaan ancaman yang disampaikan Rizieq. Ia hanya menjelaskan apa yang disampaikan dalam video itu, setelah adanya kasus pembakaran tempat ibadah di Tolikara Papua, beberapa tahun lalu.

"Memang di dalam Youtube tidak disebutkan alasannya. Dugaannya terkait kasus Tolikara ada pemberitaan, ada semacam (ancaman) dari kelompok ini kepada kelompok Kristen. Ada gerakan radikal, dianggap pendeta radikal, tapi kan itu dugaan yang sebenarnya tidak bisa dipertanggungjawabkan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,