Penyebar 'Chat' Mesum Firza-Rizieq Diburu Jadi Penyidikan

Penyebar 'Chat' Mesum Firza-Rizieq Diburu Jadi Penyidikan

Habib Rizieq dan Firza Husein. (foto - ist)

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya meningkatkan status hukum penyebar "chat" mesum diduga dilakukan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan Firza Husein. Screenshot percakapan lewat WhatsApp pun menjadi viral di media sosial.

"Sudah ditingkatkan ke penyidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (2/2/2017). Penyidik akan mencari pelaku yang menyebarkan percakapan dengan mengatasnamakan Rizieq dan tersangka kasus makar, Firza Husein. 

Penyidik meningkatkan status hukum penyebaran percakapan terlarang itu berdasarkan hasil gelar perkara. Selanjutnya, penyidik akan menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), untuk menetapkan tersangka.

Sebelumnya, polisi mengaku mengantongi barang bukti terkait beredarnya chat mesum yang diduga dilakukan oleh pimpinan FPI. Namun demikian, sayangnya polisi tidak menyebutkan secara detail apa saja barang bukti yang dimaksud.

"Kita temukan sejumlah barang yang berhubungan dengan kasus pornografi. Kini sedang kita dalami oleh penyidik di Reskrimsus Polda Metro Jaya," kata Argo Yuwono.

Sejauh ini, Rizieq pun membantah kebenaran mengenai rekaman percakapan dirinya bersama Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) Firza Husein tersebut. Menurutnya, rekaman itu merupakan fitnah. "Rekaman fitnah yang mengatasnamakan Firza dan saya adalah fitnah," tegasnya.

Rizieq mengatakan, Firza juga telah membantah atas hal itu lewat melalui pengacaranya, Yakub Arupalaka. "Firza menolak ada rekaman foto suara. Beliau menolak dan tidak tahu sama sekali," katanya.

Rizieq mengaku, telah terbiasa dengan segala fitnah terhadap dirinya. "Fitnah macam ini, saya ini sudah kenyang difitnah. Beristri enam, selingkuh sama perempuan, terima sogokan Rp 100 miliar, penghinaan Pancasila, anti Bhinneka Tunggal Ika. Intinya Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal Maula wa nikmal natsir," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,