Napi Koruptor Bebas Keluar Bui Lapas Sukamiskin Jadi Sorotan

Napi Koruptor Bebas Keluar Bui Lapas Sukamiskin Jadi Sorotan

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Barat Susy Susilawati. (foto - ist)

Bandung - Majalah Tempo menerbitkan laporan investigasi bertajuk 'Pelesir Gelap Pesakitan Sukamiskin', Senin. Alhasil, Lapas Sukamiskin klas IA Kota Bandung pun kembali mendapat sorotan. Dalam laporannya, Tempo menyebutkan secara terang-terangan aktivitas para napi koruptor di luar penjara. Mereka masih bisa menghirup udara bebas meski berstatus tahanan.
 
Tempo menulis aktivitas Anggoro Widjojo, narapidana kasus korupsi pengadaan sistem komunikasi radio terpadu, di apartemen dan berbelanja. Disebutkan, Anggoro paling sering keluar penjara dengan menggunakan izin berobat. Ternyata napi koruptor lain pun, seperti mantan Walikota Palembang Romi Herton dan mantan Walikota Bogor Rachmat Yasin, sering terlihat keluar masuk penjara dengan gampangnya.
 
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Susy Susilawati sejauh ini, belum bisa bicara jauh ihwal kebenaran pemberitaan pelesiran para napi koruptor beberapa warga binaan. "Kami tetap melakukan penyelidikan. Tim Inspektorat Jenderal sudah turun langsung," kata Susy saat ditemui di Lapas Sukamiskin Bandung Jalan AH. Nasution, Senin (6/2/2017).
 
Pihaknya meminta waktu agar tim yang bekerja bisa membuktikan kebenaran, tentang kabar pelesiran para napi. Dia mengaku harus melakukan penelusuran dan pemeriksaan. "Kami harus buat pengusutan pada pegawainya. Betul enggak apa yang dituduhkan Tempo itu. Bukan mengusut Tempo benar atau tidak, kalau salah pasti ada tindakan tegas," katanya.
 
"Investigasi pun sudah berjalan, tergantung berkembangnya. Namun tim kami sudah mulai," terangnya menambahkan. Anggoro sudah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Kabupaten Bogor Jawa Barat. Anggoro sudah dipindah semalam. "Ya, malam tadi jam 12.30 WIB, Pak Anggoro dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur. Sambil juga kami cari kebenaran berita itu," tegas Susy.
 
Namun ia membantah, pemindahan Anggoro terkait pemberitaan investigasi Majalah Tempo. Menurutnya, Anggoro memang masuk dalam proyeksi pemindahan tahanan, karena Sukamiskin sedikit demi sedikit juga menampung kembali narapidana umum. Lapas Sukamiskin juga sudah masuk dalam rencana lapas industri. "Sebetulnya memang sudah ada masuk daftar dipindahkan. Ini untuk membangun lapas industri, sehingga ada narapidana pidana umum juga di sini," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,