Ceu Popong Kantongi 506 Penghargaan Raih Rekor Muri

Ceu Popong Kantongi 506 Penghargaan Raih Rekor Muri

Acara pemberian trofi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) kepada Ceu Popong di Lobi Gedung Nusantara DPR Senayan Jakarta, Jumat 10 Februari 2017. (foto - ist)

Jakarta - Legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat Popong Otje Djundjunan menerima trofi dari Museum Rekor Indinesia (Muri), sebagai penerima penghargaan terbanyak. Di usianya yang ke-78 tahun, Ceu Popong mengantongi 506 penghargaan.

"Rekor ini diajukan tak hanya sebagai rekor Indonesia, tetapi juga rekor dunia," kata Ketua Muri, Jaya Suprana di Lobi Gedung Nusantara DPR Senayan Jakarta, Jumat (10/2/2017). Pemberian penghargaan itu disaksikan Mendikbud Muhadjir Effendy dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Bahkan, Ceu Popong juga menerima penghargaan dengan masa pengabdian terlama. Menurut Jaya Suprana, Muti bangga karena mendapat kehormatan menyerahkan penghargaan kepada Ceu Popong. "Muti-lah yang justru diberi kehormatan untuk memberikan penghargaan kepada Ceu Popong," kata Jaya. 

Politikus kelahiran Bandung 30 Desember 1938 itu, sejak menjadi anggota parlemen pusat masuk dalam Fraksi Golkar pada 1987. "Berbeda dengan pemberian penghargaan rekor lainnya, biasanya Muri yang memberi kehormatan. Rekor ini, tak hanya rekor Indonesia tapi juga dunia. Tak ada legislator di dunia mana pun yang pernah meraih penghargaan hingga lebih dari 500 penghargaan,” tegas Jaya.

Menurutnya, Ceu Popong bukan hanya legislator dengan peraih penghargaan terbanyak, tapi juga sebagai anggota DPR tertua hingga 78 tahun. Semangatnya dalam melahirkan sejumlah regulasi, terutama dalam bidang pendidikan juga tak pernah surut. Kini, Ceu Popong tergabung di Komisi X DPR yang fokus mengurus dunia pendidikan, olahraga dan sejarah Indonesia.

Dalam setiap rapat kerja dengan pihak eksekutif, antara lain dengan Kemendikbud, Kemenpar, Kemenpora, Perpustakaan Nasional dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Ceu Popong kerap kritis. "Beliau menjadi panutan. Saya doakan, Ceu Popong terus menjaga kesehatan jiwa dan raga," katanya.

Popong sendiri mengaku tak pernah memikirkan untuk mendapat penghargaan dari Muri. Bahkan, ibu dari 4 anak itu tak mengetahui secara pasti berapa jumlah penghargaan yang pernah diterimanya. Saat menyampaikan pidato, Popong memanggil beberapa kali nama ajudannya untuk memastikan berapa jumlah penghargaan yang pernah ia terima. 

Di bidang akademis, Ceu Popong memperoleh gelar Honoris Causa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ia juga mendapat penghargaan dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pasundan (Unpas) dan Insititut Teknologi Bandung (ITB). Di luar akademis, ia pun didapuk sebagai pembina beberapa organisasi masyarakat, yayasan dan perkumpulan sosial.

Sementara di dunia olahraga, antara lain mendapat penghargaan dari Tarung Drajat dan Kemenpora. Sejumlah penghargaan lain dari Presiden, Gubernur, Walikota dan Bupati juga menghiasi lemari prestasi Ceu Popong di rumahnya. 

"Saya tidak pernah memikirkan apa yang sudah saya berikan, tapi selalu berpikir apa yang bisa saya berikan kepada bangsa dan negara ini esok. Jangan pernah membangga-banggakan yang kemarin, makanya saya tak pernah tahu ada berapa penghargaan yang sudah saya terima," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,