17 Orang Terluka, Kereta Bawah Tanah Hongkong Terbakar

17 Orang Terluka, Kereta Bawah Tanah Hongkong Terbakar

Sejumlah korban cedera mengalami luka bakar di Stasiun Tsim Sha Tsui Hongkong setelah terbakarnya kereta bawah tanah. (foto - ist)

Hongkong - Kepolisian Hongkong menangkap seorang pria, setelah terjadi kebakaran kereta bawah tanah di salah satu stasiun tersibuk di Hongkong. Pria lanjut usaha tersebut mengakui mengenai aksi pembakaran itu.

Pria berumur 60 tahun itu mengaku telah memicu kebakaran, saat kereta mengarah menuju distrik perbelanjaan ramai, Tsim Sha Tsui, Jumat malam waktu setempat. Kepala Kepolisian distrik setempat, Kwok Pak-chung mengatakan, setidaknya 17 orang terluka dalam insiden itu, termasuk dua orang yang saat ini dalam kondisi kritis. 

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/2/2017) pelaku yang memiliki nama keluarga Cheung itu juga mengalami luka serius, Namun pihak kepolisian pun mengesampingkan motif terorisme dalam insiden ini. "Kami telah menangkap orang karena melakukan pembakaran," kata Kwok.

"Berdasarkan penyelidikan, sejauh ini kami yakin insiden itu terkait dengan masalah pribadi seseorang. Tak ada informasi saat ini, itu sebagai aksi teror atau serangan yang menargetkan transportasi publik. Ketika dia (Cheung) dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, ia menyebutkan sejumlah alasan pribadi. Namun ia bingung apa yang dikatakan tidak masuk akal," tegas Kwok.

Sejauh ini, insiden seperti itu memang terbilang langka di Hongkong, yang jaringan transportasinya dikenal efisien dan mengutamakan keselamatannya. Tahun 2004 lalu, 14 orang terluka ketika seorang pria melakukan pembakaran di stasiun kereta bawah tanah Admiralty di Hongkong, saat jam sibuk pagi hari.

Akibat kejadian itu, Mass Transit Railway (MTR) selaku perusahaan pengelola transportasi bawah tanah Hongkong mengumumkan, Stasiun Tsim Sha Tsui ditutup untuk sementara waktu, dan terdapat gangguan layanan di Jalur Tsuen Wan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,