14 Perumahan Terendam, Lagi Banjir Bekasi Makan Korban

14 Perumahan Terendam, Lagi Banjir Bekasi Makan Korban

Banjir yang melanda Kompleks Dosen IKIP Jatiasih Kota Bekasi. (foto - ist)

Bekasi - Banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kota Bekasi sejak kemarin tak hanya merendam permukiman, tapi juga merenggut korban jiwa. Seorang anak dikabarkan terbawa arus, ketika bermain air di Kompleks Dosen IKIP Jatiasih.
 
"Kami mendapat laporan ada anak kecil hilang di perumahan Dosen IKIP. Sekarang tim tengah mencari tahu benar atau tidak laporan tersebut," kata Ahmad Dumiyanti, tim reaksi cepat BPDB Kota Bekasi, Senin (20/2/2017).
 
Berdasarkan keterangan warga, memang ada anak yang hilang terbawa arus. Namun bukan saat bermain, tapi terpeleset saat mencari ikan di sekitaran Kompleks Dosen IKIP Jatiasih. "Ada satu anak yang sampai sekarang belum ketemu, ia lagi cari ikan kemudian kepeleset," kata warga sekitar.
 
Sementara BPBD Kota Bekasi dibantu pihak TNI masih mencari korban. Korban diperkirakan tenggelam di tandon air, yang dalamnya mencapai 12 meter. "Kami perkirakan dia masih ada di sekitar sini," kata Ahmad.
 
Sejau ini, banjir di Kota bekasi kian menjadi yang merendam ribuan rumah di 14 perumahan. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur beberapa hari ini. Berdasarkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, hingga Senin siang banjir terus meninggi dan belum ada tanda-tanda akan surut.
 
BPBD Kota Bekasi menyebutkan, ketinggian banjir mencapai satu setengah meter. "Lima unit rumah rusak berat. Sedikitnya 14 lokasi perumahan masyarakat terendam dengan tinggi muka air mencapai 1,2 meter sampai dengan 1,3 meter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
 
Perumahan yang terdampak banjir antara lain, Perumahan Dosen IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Perumahan Surya Mandala Bekasi Selatan, Mutiara Gading Timur (MGT), Pondok Timur Indah (PTI), Pondok Ungu Permai (PUP), Perumahan Bumi Nasio Indah.
 
Sutopo menyebutkan, banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi sehingga membuat beberapa sungai meluap. Beberapa upaya telah dilakukan, antara lain penyaluran logistik bantuan bencana ke tempat lokasi kejadian, peralatan dan perlengkapan bencana banjir dikirim ke lokasi kejadian, serta melakukan evakuasi warga di beberapa titik- titik banjir. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,