3 Wisatawan Tewas Tenggelam di Pantai Glagah Yogyakarta

3 Wisatawan Tewas Tenggelam di Pantai Glagah Yogyakarta

Petugas SAR mengamati bibir pantai saat proses pencarian korban tenggelam di Pantai Glagah Kulonprogo DI Yogyakarta. (foto - ist)

Yogyakarta - Ganasnya gelombang Pantai Glagah di Kabupaten Kulonprogo DI Yogyakarta, menelan korban sedikitnya tiga orang wisatawan meregang nyawa. Semua korban ditemukan dalam kondisi tewas di tengah gulungan ombak, Rabu (15/3/2017).

Menurut Koordinator SAR Satlinmas Kulonprogo, Samsudin kejadian tersebut bermula ketika Muhammad Mahfud bermain air di Muara Baru Pantai Glagah. Korban kemudian terbawa arus hingga ke tengah, meski sempat meminta tolong.

Mendengar ada yang meminta tolong, Sukristianto yang berprofesi sebagai guru itu coba untuk menolong. "Nahas keduanya ikut tenggelam terbawa arus dan meminta pertolongan," katanya.

Melihat ada dua korban yang tenggelam, Putra Kristianto secara reflek terjun ke muara untuk mencoba memberi pertolongan. Namun, sayang arusnya sangat deras hingga ia pun turut terseret dan tenggelam bersama keduanya.

Samsudin mengatakan, mendengar ada korban tenggelam pihaknya langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 13.50 WIB tim SAR gabungan berhasil mentemukan atas nama Sukristianto, namun dalam kondisi meninggal dunia. 

Setelah melakukan pencarian, akhirnya dua orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Korban tewas yang ditemukan, yakni Putra Kristanto (18), warga Cengkareng Tangerang dan Sukristanto (21), warga Kepil Wonosobo. Muhammad Mahfud (13), warga Kaliwuluh, Kepil Wonosobo yang terakhir ditemukan. 

Seorang Guru SDN II Kaliwuluh Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, Sudiyono (56) bersama rombongan sengaja berwisata ke Pantai Glagah, untuk mengisi libur tengah semester. "Siswa saya mandi terus mendadak tenggelam, ada teman guru yang berusaha menolong tapi malah ikut tenggelam juga,” katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,