'Earth Hour' Ubah Gaya Hidup untuk Menyelamatkan Bumi

'Earth Hour' Ubah Gaya Hidup untuk Menyelamatkan Bumi

Earth Hour berlangsung secara serempak di seluruh dunia, Sabtu 25 Maret 2017. (foto - ist)

Bandung - Secara serempak Earth Hour tahun ini akan berlangsung di seluruh dunia, Sabtu (25/3/2017). Hal itu ditandai dengan aksi switch off, yakni mematikan lampu dan alat elektronik lainnya selama satu jam, mulai pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat.
 
Tema yang diusung dalam Earth Hour tahun ini adalah "Shine A Light on Climate Action – from Moment to Movement". Lewat kampanye ini, semua pihak diajak untuk melakukan aksi nyata untuk mengubah gaya  hidup, dengan mengurangi jejak ekologis dan emisi gas rumah kaca demi kelestarian Bumi.
 
Sejalan dengan tema tersebut, National Geographic Indonesia bersama Eiger Indonesia dan Earth Hour Bandung, mengajak warga Bandung bergabung dalam aksi Earth Hour Night Run, yakni "Berlari 60 Menit untuk Bumi".
 
Earth Hour Night Run akan berlangsung pada Sabtu 25 Maret 2017, dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Namun masyarakat bisa datang sejaksore hari untuk menikmati acara menarik lainnya. Titik start  lari dimulai dari Eiger Shop Jalan Sumatera menuju ke Balaikota Bandung, Gedung Sate lalu kembali dan finish di tempat yang sama dengan titik start.
 
Menurut Editor in Chief National Geographic Indonesia, Didi Kaspi Kasim, Earth Hour Night Run tersebut merupakan sebuah upaya untuk mengingatkan kembali dan menginspirasi masyarakat, agar mulai mengubah sikap dan gaya hidup dalam menghadapi perubahan iklim Bumi.
 
"Perubahan iklim adalah masalah nyata yang semestinya kita hadapi bersama dengan melakukan berbagai tindakan yang dapat menahannya. Hal itu penting dilaksanakan agar Bumi menjadi tempat yang lebih baik," kata Didi.
 
Setelah melakukan aksi Earth Hour Night Run, warga Bandung juga bisa ikut berpartisipasi dalam aksi switch off, yang akan dipusatkan di dua tempat, yaitu Balaikota Bandung dan Gedung Sate Kota Bandung. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,