25 Pemain Asing di 11 Tim Liga 1 Indonesia Tak Miliki Kitas

25 Pemain Asing di 11 Tim Liga 1 Indonesia Tak Miliki Kitas

Sejumlah pemain asing yang berlaga di Liga 1 Indonesia terjerat kemelut Kitas. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya 25 pemain asing dari 11 tim yang berlaga di Gojek Traveloka Liga 1, belum mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), meski turnamen tersebut telah bergulir sejak Sabtu 15 April 2017.

"Kami sudah menyepakati soal rekomendasi terkait Kitas bersama PT Liga Indonesia Baru dan klub-klub sebelum turnamen dimulai. Rekomendasi itu berupa penundaan untuk menurunkan pemain yang belum punya Kitas," kata Sekretaris Jenderal Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Heru Nugroho di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Menurut Heru, BOPI telah mengirim surat kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terkait para pemain asing dalam Liga 1 yang belum mempunyai Kitas.

"Sejauh ini kami tidak memiliki wewenang untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Wewenang penindakan tersebut berada pada Kemenkum HAM dan Kemenakertrans," katanya.

Heru menjelaskan, PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1 memang telah meminta BOPI untuk memahami persoalan dalam kepengurusan baru Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). "Kami mengerti apa yang diinginkan operator, sehingga kami mengeluarkan rekomendasi soal Kitas. Sebenarnya Kitas hanya satu dari sejumlah rekomendasi BOPI terkait penyelenggaraan Liga 1".

Selain Kitas, BOPI puna mengawal sejumlah aturan lain terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1, seperti dokumen keuangan, dokumen legalitas maupun susunan pengesahan tim. "Kami berharap institusi lain juga peduli dengan persoalan persepakbolaan nasional, demi pembenahan tata kelola sepakbola yang lebih baik sesuai amanat Presiden," tegas Heru.

Diharapkan, tindakan tegas dari Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM terkait para pemain asing sepakbola yang belum memiliki izin tinggal. "Saya menduga akan ada negosiasi antara operator ataupun klub dengan pihak Imigrasi. Jika kami punya wewenang, kami akan mendeportasi para pemain yang tidak punya Kitas karena mereka melanggar aturan negara," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,