Misteri Ayah Bunuh Anak Lalu Bunuh Diri Melalui Facebook

Misteri Ayah Bunuh Anak Lalu Bunuh Diri Melalui Facebook

Jiranuch Trirat (22) menyaksikan sendiri melalui Facebook ketika suaminya membunuh putri mereka. (foto - News @ AsiaOne)

Phuket - Seorang ayah di Thailand menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, setelah terbukti membunuh putrinya yang baru berumur 11 bulan dengan cara menggantung. Ia pun menunjukkan aksi kejinya tersebut, yang disiarkan langsung melalui Facebook live.

Dilansir Viral4real, Jumat (28/4/2017) dalam rekaman mengerikan itu tampak aksinya berlangsung di sebuah bangunan sepi di Phuket Thailand. Netizen yang melihat rekaman itu segera melaporkannya ke kepolisian setempat. Namun nahas, anak dan ayahnya sudah meninggal ketika polisi tiba di lokasi kejadian.

Jullaus Suvannin, salah seorang petugas polisi yang menangani kasus itu mengatakan, dia sangat paranoia karena istrinya meninggalkannya dan tidak mencintainya. Mengetahui kabar duka sang anak, ibunya hanya bisa menangis dan selalu memegangi tubuh putri kecilnya itu.

Jiranuch Trirat (22), terus menangis sambil memeluk foto Natalie, putrinya yang baru saja meninggal dibunuh ayahnya sendiri, Wuttisan Wongtalay. Tak lama setelah menggantung putri semata wayangnya dari atap gedung, Wuttisan pun ikut bunuh diri. Polisi menemukan jenazah keduanya berdampingan.

Pembunuhan yang terjadi Senin 24 April lalu itu langsung menggegerkan Thailand sekaligus menjadi perhatian dunia. Itu juga memicu perdebatan, apakah penyedia layanan media sosial seperti Facebook, YouTube, Twitter dan Instagram harus membatasi konten provokatif. Sekaligus bisa dengan segera mencabut konten sensitif yang mengandung kekerasan, bunuh diri dan pembunuhan.

Pada sisi lain, penyebab Wuttisan melakukan perbuatannya masih menjadi misteri. Dilaporkan, mereka memang kerap bertengkar yang seringkali mempersoalkan Sanook, anak laki-laki Jiranuch dari mantan suaminya. Wuttisan pun sering menyiksa Sanook.

Kalangan netizen Thailand sontak menyuarakan kemarahannya melalui berbagai komentar di Facebook. Mereka tak menyangka jika aksi mengerikan itu bisa disiarkan secara langsung di Facebook. "Ini klip paling jahat. Saya tidak tahan melihatnya selama lebih dari satu detik," kata seorang pengguna Avada Teeraponkoon. (Jr.)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,