Ledakan Mortir, Bos Barang Rongsokan Jadi Tersangka

Ledakan Mortir, Bos Barang Rongsokan Jadi Tersangka

Bos barang rongsokan di Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Baratjadi tersangka terkait ledakan mortir. (foto - ist)

Bandung - Polres Cimahi menetapkan Budi, pemilik penyimpanan barang rongsokan di Kampung Jambudipa Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat sebagai tersangka.

Ia ditetapkan dalam kasus ledakan diduga mortir, yang menyebabkan salah satu pekerjanya, Endang (45) tewas dan Hendri (25) terluka. "Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka, selanjutnya akan ditahan," kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi, Senin (1/5/2017).

Tersangka dikenakan UU Darurat No. 12 tahun 1951 atau Pasal 359 KUHP. Penetapan status tersangka dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

Kelima saksi itu, yakni Encang H (41), pengepul, Uu Fahrudin (40) pengepul, Wawan Rusmana (32) pengepul dan Budi Darmadi serta Heri. Mengenai barang-barang yang diduga mortir tersebut, pihak kepolisian masih menyelidiki asal barang barang itu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan analisis data barang yang diduga mortir itu, yakni bahan peledak militer berupa 4 buah tabung pelontar jenis Frg /rfl-40 Bt 5,56 2mpa 79.

Dengan rincian satu dalam keadaan utuh, satu buah hulu ledak, satu buah jenis framentasi hight explosive serta 75 proyektil senpi genggam 9 ml. "Tim jibom sudah melakukan sterilisasi lokasi," katanya.

Seperti diketahui, Endang Nurdin (45) warga asal Sumedang yang bekerja sebagai tukang rongsokan di tempat barang bekas milik Budi (27) di Kampung Jambudipa Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat tewas akibat ledakan yang diduga berasal dari sebuah mortir, Minggu 30 April.

Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan telah terjadi ledakan yang berasal diduga dari mortir di rumah Budi, yang digunakan juga sebagai tempat penyimpanan barang bekas sekitar pukul 14.20 WIB. Akibatnya, salah seorang pekerja tewas terkena ledakan dan pekerja lainnya, Hendri (25) terluka. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,