Bupati Larang Ormas Intoleran Hidup di Minahasa Selatan

Bupati Larang Ormas Intoleran Hidup di Minahasa Selatan

Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu. (foto - ist)

Minsel - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menolak tegas keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) intoleran di wilayahnya. Sebab, keberadaan ormas intoleran, jelas bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
 
"Saya dengan tegas menolak FPI dan HTI yang jelas-jelas sudah tidak sejalan dengan 4 Pilar Bangsa Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu, Selasa (16/5/2017).
 
Menurut Tetty, sejengkal tanah pertiwi tidak boleh memberi ruang bagi kelompok intoleran. Termasuk dengan ormas yang ingin memecah belah NKRI. "Tidak ada toleransi bagi ormas radikal yang ingin memecah belah NKRI. Perjuangan para leluhur kita harus kita pertahankan," katanya.
 
Indonesia, katanya harus berdaulat berlandaskan Pancasila karena perbedaan selalu melahirkan cinta persaudaraan. Sehingga segenap tumpah darah Indonesia harus bersatu dari Sabang sampai Merauke, sesuai dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa.
 
"Jangan mudah terprovokasi. Negara ini butuh orang bijak dalam mencermati setiap masalah. Mari bahu-membahu untuk mempertahankan NKRI. Seluruh bangsa khususnya masyarakat Minahasa Selatan, mari bergandeng tangan tanpa perbedaan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,