Akuisisi Yahoo, Verizon Bakal PHK Massal 2.100 Pegawai

Akuisisi Yahoo, Verizon Bakal PHK Massal 2.100 Pegawai

Verizon bakal melakukan PHK massal 2.100 pegawai. (foto - The New York Times)

Chicago - Verizon kembali menggulirkan kebijakan mencengangkan, usai melewati proses panjang untuk membeli perusahaan teknologi Yahoo. Perusahaan ini memangkas 15 persen atau 2.100 tenaga kerja gabungan, yang berasal dari Yahoo dan unit perusahaan milik Verizon, AOL.
 
Informasi pemangkasan tenaga kerja tersebut diberitahukan sehari setelah proses akuisisi selesai. Verizon akan menggabungkan divisi usahanya yang bergerak pada layanan email berbasis web gratis, yakni AOL Mail dengan Yahoo. Nantinya Yahoo dan AOL akan membentuk perusahaan baru, yakni Oath.
 
"Fokus kami adalah untuk memberi pelayanan lebih baik pada konsumen. Kami berusaha yang terbaik agar hal itu bisa diwujudkan dengan baik," sebut CEO Oath Tim Amstrong.
 
Dilansir New York Times, Senin (19/6/2017) adanya pembentukan bisnis baru itu digadang-gadang menjadi penyebab perampingan jumlah tenaga kerja di perusahaan itu. Selain itu, pengurangan tenaga kerja menjadi upaya Verizon, agar bisa bersaing dengan perusahaan teknologi kelas kakap lain, yakni Google dan Facebook.
 
Meski kedua perusahaan menolak untuk memberi tanggapan akan hal ini, ditaksir jumlah pegawai yang di-PHK akan lebih besar dibanding perkiraan.
 
Sebelumnya, Yahoo yang pada 1-3 Maret lalu memiliki 8.600 pegawai telah mengalami banyak perampingan pegawai di bawah kepemimpinan Marissa Mayer. Jumlah pegawainya turun 46 persen dan pada November tahun lalu, yakni dengan memangkas 500 pegawai.
 
Proses akuisisi Verizon terhadap Yahoo itu sendiri sempat mengalami kendala karena terungkapnya kasus peretasan, dan pencurian 1,5 miliar akun email Yahoo di tahun 2013 dan 2014 yang diumumkan pada 2016 lalu. 
 
Akibat dua kasus besar itu, Verizon meminta harga akusisi diturunkan dari yang awalnya 4,83 miliar dolar AS menjadi  4,48 miliar dolar AS, yang kemudian disepakati Yahoo. Proses transaksi pun mengalami pemunduran hingga kuartal kedua 2017. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait