Kemacetan Tol Cipali Arah Jakarta Mengular Hingga 59 Km

Kemacetan Tol Cipali Arah Jakarta Mengular Hingga 59 Km

Kemacetan arus kendaraan di Tol Cipali arah Jakarta mengular hingga sejauh 59 km. (foto - @adinugrahaharun)

Jakarta - Jelang tengah malam kepadatan arus kendaraan di ruas Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) arah Jakarta semakin parah. Panjang antrean bertahap semakin panjang, bahkan kendaraan mengular hingga sejauh 59 km, Sabtu dinihari.

"Kepadatan arus kendaraan di ruas Tol Cipali terjadi mulai dari Km 164 hingga Km 105 ke arah Jakarta," demikian laporan dari Petugas Call Center NTMC Polri, Sabtu (1/7/2017).

Menurutnya, kemacetan parah itu terjadi sejak Kamis malam pukul 20.00 WIB. Meski demikian, pihak pengelola jalan tol dan kepolisian belum memberlakukan rekayasan lalu lintas. "Untuk contraflow sendiri, kami (NTMC) belum dapat informasinya," katanya.

Ketersendatan lalu lintas disebabkan karena Rest Area Km 102 arah Jakarta ditutup. Akibatnya, banyak pengendara yang memaksakan untuk beristirahat menghentikan kendaraannya di bahu jalan. "Dikarenakan Rest Area 102 sempat ditutup, kendaraan memarkirkan kendaraan di bahu jalan," katanya.

Disebutkan, Jumat malam dan Sabtu memang merupakan puncak arus balik mudik lebaran 2017. Ribuan mobil berduyun-duyun ke arah Ibukota yang menyebabkan ruas tol Cipali padat merayap. Pada Jumat malam pun kemacetan terjadi mulai dari exit Kertajati sampai Rest Area di Km 102.

Bahkan, kemacetan tersebut mengular hingga sejauh 55 Km pada pukul 22.58 WIB. Kemacetan hanya terjadi di ruas jalan yang menuju Jakarta atau Tol Cikampek. Untuk arah sebaliknya lancar. Kemacetan terjadi tak hanya di ruas Tol Cipali. Jauh di depan, yakni di Tol Cikampek kemacetan juga terjadi.

Di Tol Cikampek, petugas memberlakukan contraflow untuk mengurai kemacetan. Contraflow diberlakukan mulai dari Km 65 di kawasan Dawuan (Cikampek) hingga Km 41 di kawasan Karawang Barat. Hingga pukul 22.45 WIB, contraflow masih diberlakukan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,