33 Orang Dinyatakan Tewas Akibat Banjir Hebat di Cina

33 Orang Dinyatakan Tewas Akibat Banjir Hebat di Cina

banjir hebat melanda Cina bagian tengah dan selatan. (foto - Twitter)

Beijing - Sedikitnya 33 orang dinyatakan tewas, akibat banjir yang melanda wilayah Cina bagian tengah dan selatan. Sementara ratusan ribu orang terpaksa dievakuasi dari rumah masing-masing, akibat banjir yang dipicu hujan deras.
 
Dilansir Reuters, Senin (3/7/2017) berdasarkan keterangan otoritas pengendalian banjir, ketinggian air di lebih dari 60 sungai yang ada di daratan Cina bagian selatan, telah melebihi level peringatan. 
 
Kementerian Urusan Sipil Cina menyatakan, sedikitnya 33 orang dipastikan tewas akibat banjir ini. Sedangkan 15 orang lainnya dilaporkan hilang. Hujan deras dan banjir melanda wilayah di Cina bagian tengah dan selatan, seperti Hunan, Hubei, Anhui, Sichuan dan Guizhou. 
 
Musim penghujan tahunan yang biasanya tiba pada pertengahan Juni, membawa hujan sangat lebat di Hunan. Sungai Xiangjiang yang terhubung dengan Sungai Yangtze, meluap dan membanjiri Changsha, ibukota Provinsi Hunan. 
 
Banjir di kota itu menggenangi area permukiman dan jalanan, menumbangkan pepohonan, hingga merusak mobil. Di wilayah Hunan, lebih dari 300 ribu warga terpaksa dievakuasi, yang menewaskan 8 orang. Hasil panen dan rumah warga rusak, dengan kerugian total ditaksir 8,26 miliar Yuan atau setara Rp 16 triliun. 

Sementara Xinhua melaporkan, di wilayah Guangxi sedikitnya 16 orang dilaporkan tewas dan 10 orang hilang usai banjir melanda yang dipicu badai besar. Puluhan ribu orang dievakuasi dampak dari hujan deras dan banjir ini, hingga aliran listrik di Guangxi terputus total. 

Sementara itu, situasi kontras terjadi di wilayah Cina bagian utara, seperti di Hebei dan Henan yang dilanda gelombang panas sejak pekan lalu. Suhu udara di sejumlah beberapa Cina utara dilaporkan mencapai 40 derajat Celsius. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,