Ngaku Istri Jenderal Pukul dan Tampar Dua Petugas Bandara

Ngaku Istri Jenderal Pukul dan Tampar Dua Petugas Bandara

Seorang perempuan mengaku istri pejabat (jenderal) menampar dan memukul dua petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado jadi viral. (foto - Youtube)

Manado - Sejak Rabu pagi, rekaman video seorang perempuan perlente yang mengaku istri pejabat (jenderal) memukul dan manampar dua petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara (Sulut), beredar luas hingga viral.

Polisi pun turun tangan untuk mengusut insiden penamparan itu. Setelah diselidiki, polisi menemukan, pelaku berinisial JW (46) melakukan tindak pidana kekerasan terhadap dua petugas Avsec masing-masing EW dan AM. "Kejadiannya saat pelaku akan berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo, Rabu (5/7/2017) malam.

Namun, ketika akan memasuki ruangan tunggu penumpang lantai 2 dan melewati Gate X-ray, oleh Scurity Avsec bernama AM diminta untuk melepaskan jam tangan dan agar dimasukkan di X-ray. Berdasarkan standar prosedur dan operasional (SOP) pemeriksaan penumpang, jam tangan harus dimasukkan ke dalam X-ray.

Namun pelaku tidak terima dan langsung memarahi korban. "Pelaku juga langsung memukul korban dengan menggunakan tangan dan mengenai pada bagian lengan korban AM," katanya. Setelah pemukulan itu, datang perempuan EW untuk melerai. Namun, pelaku memarahi dan memukul perempuan EW menggunakan tangan dan mengenai di bagian wajah sebelah kiri.

"Dengan adanya penganiayaan terhadap kedua korban, pelaku langsung diamankan oleh sekuriti Avsec Bandara Samrat dan diarahkan ke Mako Polsek Kawasan Bandara Samrat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Ibrahim.

Menurut Ibrahim, terkait kejadian itu untuk keberangkatan pelaku ke Jakarta pada pukul 07.45 Wita dibatalkan, karena harus menjalani pemeriksaan. "Pelaku sudah diberangkatkan ke Jakarta pada pukul 10.00 Wita," katanya. Kedua pihak baik pelaku maupun korban membuat laporan pidana di Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado. "Kedua laporan pidana itu tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Sementara Kepala Humas PT Angkasa Pura I Manado, Yuristo Hanggoro pun membenarkan mengenai adanya insiden penamparan tersebut. "Pelaku merupakan penumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6275 dengan tujuan Jakarta," kata Yuristo.

Menurutnya, akibat insiden pemukulan dan penamparan tersebut, pelaku harus menjalani pemeriksaan di Polsek Bandara Sam Ratulangi, Manado. "Sedangkan korban tidak mengalami luka ataupun cedera serius," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,