Warga India Protes, Tersangka Pemerkosa Tewas Dalam Sel

Warga India Protes, Tersangka Pemerkosa Tewas Dalam Sel

Warga India melakukan protes setelah seorang tersangka pemerkosaan dan pembunuhan tewas di dalam tahanan kepolisian. (foto - Getty Images)

New Delhi - Warga India murka melakukan protes, setelah seorang tersangka pemerkosa dan pembunuhan tewas di dalam sel tahanan kepolisian. Tersangka diduga tewas dibunuh oleh sesama tahanan ketika keduanya terlibat perkelahian.

Dilaporkan AFP, Kamis (20/7/2017) insiden itu memicu aksi protes dengan ratusan orang di wilayah Shimla Himachal Pradesh, yang juga merupakan daerah tujuan wisata. Mereka mendatangi kantor polisi untuk memprotes cara polisi setempat menangani kasus itu.

Aksi protes tersebut berujung kerusuhan setelah para demonstran nekat membakar sejumlah kendaraan dan kantor polisi setempat. Pusat bisnis di kawasan yang biasanya tenang terpaksa tutup sementara. Hasil otopsi menunjukkan, korban memang diperkosa secara bergiliran dan tewas dicekik, sebelum dimutilasi. Tubuh korban mengalami beberapa luka, termasuk patah kaki.

Menurut Inspektur Jenderal Kepolisian setempat, ZH Zaidi, tersangka yang bernama Suraj Singh berasal dari Nepal, tewas dibunuh oleh tahanan lainnya di dalam sel tahanannya. Insiden itu terjadi saat Singh dan tahanan lain berkelahi di dalam sel.

Zaidi mengatakan, kepala Singh terbentur tembok dengan keras. "Ia dibawa ke rumah sakit dan kemudian dinyatakan meninggal," katanya. Singh merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan da pemerkosaan bergiliran seorang remaja putri berusia 16 tahun. Korban ditemukan tewas dalam keadaan telanjang dan dimutilasi di kawasan hutan setempat.

Sejauh ini, kasus itu sendiri membuat publik geram dan terkejut. Terlebih wilayah Himachal Pradesh tergolong sebagai salah satu wilayah India dengan angka kekerasan seksual rendah. Warga meminta polisi setempat menyelidiki kasus ini dengan segera.

Sedikitnya 6 pria ditangkap sebagai tersangka dalam kasus itu. Namun pihak yang menuding polisi menyelidiki kasus ini dengan serampangan, menyatakan tersangka utama masih bebas berkeliaran. "Tersangka utama masih bebas berkeliaran. Bagaimana bisa seseorang tewas dalam tahanan polisi?".  (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,