6 Jam Lebih Api Melumat Toko Tekstil D'Fashion Bandung

6 Jam Lebih Api Melumat Toko Tekstil D'Fashion Bandung

Kebakaran gedung toko tekstil D'Fashion di Jalan Ahmad Yani Nomor 202 Kota Bandung. (foto - @juverunni)

Bandung - Setidaknya butuh lebih dari enam jam para petugas menjinakkan kobaran api, dalam menangani kebakaran toko tekstil empat lantai di pertigaan Ahmad Yani - Malabar. Tepatnya sebelum rel kerata api dari arah Pasar Kosambi yang terbakar, Rabu (26/7/2017) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga pukul 06.00 WIB, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandung masih berusaha memadamkan api. "Kami menerjunkan 26 unit pancar termasuk bantuan 1 unit dari Cimahi dan 2 dari Kabupaten Bandung. Ada juga bantuan dari kepolisian dan TNI. Warga juga sempat membantu evakuasi barang," sebut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Ferdi Ligaswasa.

Menurut Ferdi, api yang membakar Toko D'Fashion memang cukup besar, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama  untuk memadamkannya. Terlebih di dalam toko terdapat barang-barang yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar.

Tim Damkar baru berhasil memadamkan api di lantai 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk lantai 4 masih ada beberapa titik api yang belum bisa dipadamkan. "Beruntung dalam kebakaran itu tidak ada perambatan setelah dilakukan penyekatan. Kondisi bangunan di sekitar sangat rapat dengan yang lainnya, sehingga dilakukan pemblokiran," tegas Ferdi.

Untuk sementara Jalan Ahmad Yani pun ditutup. "Jalan ditutup untuk kepentigan para petugas Damkar. Tidak ada korba jiwa, namun beberapa anggota terkena material bangunan dari atas tapi semuanya aman," katanya.

Sementara itu, mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi kebakaran di Jalan Ahmad Yani No. 202, pihak kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas. Menurut Kapolsek Lengkong, Kompol Ari Purwantono, pengalihan arus lalu lintas dilakukan hingga kondisi kembali kondusif.

"Jalan sudah dialihkan sejak terjadi kebakaran. Kendaraan dari Simpang Lima yang ke arah Kosambi dialihkan untuk memutar balik. Sedangkan kendaraan dari Jalan Ahmad Yani dialihkan ke Jalan Malabar lewat Gatot Subroto," katanya.

Ari menjelaskan, pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah tim Damkar selesai melakukan pemadaman secara total. Hingga saat ini, tim Damkar masih melakukan pendinginan di toko tekstil tersebut. "Tim Inafis akan olah TKP jika Damkar sudah balik," tandasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,