KPK Geledah Rumah Keponakan Setnov Terkait Kasus e-KTP

KPK Geledah Rumah Keponakan Setnov Terkait Kasus e-KTP

Irvanto Hendra Pambudi saat menjadi saksi dalam proses penyidikan untuk tersangka Andi Narogong. (foto - ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman saksi kasus dugaan korupsi e-KTP, Irvanto Hendra Pambudi yang tiada lain merupakan keponakan Ketua DPR Setyo Novanto. Penggeledahan terkait kasus yang menjerat Novanto.
 
Penyidik KPK melalukan penggeledahan di rumah saksi Irvanto Hendra Pambudi Kamis 27 Juli, di Kompleks Kelapa Hijau Jagakarsa Jakarta Selatan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (28/7/2017).
 
Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sejumlah dokumen. "Dari penggeledahan disita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik," tegas Febri.

KPK terakhir kali mencegah Irvanto ke luar negeri pada Senin 24 Juli lalu. Pencegahan itu dilakukan untuk pemeriksaan e-KTP atas tersangka Setya Novanto.

Sebelumnya, Irvanto pernah menjadi saksi dalam proses penyidikan untuk tersangka Andi Narogong, serta proses pengadilan dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Dalam persidangan perkara dugaan korupsi e-KTP, Irvanto yang juga mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera itu membeberkan keikutsertaannya dalam proses lelang proyek pengadaan e-KTP. Ia membentuk konsorsium yang dibahas dalam rapat di ruko Fatmawati.

Dalam sidang ia juga menyatakan mengenal Andi Narogong. Ia mengenal Andi sejak SMA karena Andi merupakan kakak Vidi Gunawan. PT Murakabi Sejahtera sempat bergabung dalam salah satu konsorsium, yang ikut ambil bagian di lelang proyek e-KTP. 
 
Hanya saja, konsorsium Murakabi kalah oleh PNRI yang keluar sebagai pemenang tender. "Apalah setelah kalah, tetap berhubungan dengan orang yang terlibat dalam kasus e-KTP?" tanya jaksa. "Saat saya kalah, kita langsung keluar. Tidak bersentuhan lagi, kebetulan Murakabi pegang 4 pekerjaan saat itu," kata Irvanto. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,