Ratusan Pengemudi Becak Kota Bandung Gelar Aksi Damai

Ratusan Pengemudi Becak Kota Bandung Gelar Aksi Damai

Aksi pengemudi becak di Kota Bandung dengan titik kumpul di kawasan perbelanjaan Pasar Baru Jalan Oto Iskandardinata, Senin 31 Juli. (foto - @budiraharjo23)

Bandung - Ratusan pengemudi becak di Kota Bandung menggelar aksi unjuk rasa dengan titik kumpul di kawasan pusat perbelanjaan Pasar Baru Jalan Oto Iskandardinata, Senin (31/7/2017). Aksi dilakukan menanggapi keberatan mengenai aturan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, yang melarang becak di 7 titik di Kota Bandung.

Seperti diketahui, sejak 10 Juli 2017 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menegaskan kembali aturan pelarangan becak di 7 titik di Kota Bandung. Prioritas titik yang akan diawasi meliputi Jalan Otista, Jalan Dewi Sartika, Dalem Kaum dan Jalan Asia-Afrika.

Sesuai Perda Nomor 11 tahun 2005, pengemudi dan penumpang masing-masing akan dikenakan beban biaya paksa sebesar Rp 250.000, jika kedapatan melanggar. Pembebanan biaya paksa itu akan langsung masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Bandung.

Menurut Kapolsek Andir Kompol Robby Yanuar, sedikitnya 223 pengemudi becak sempat berkumpul di Pasar Baru hingga akhirnya ada 11 orang, yang menjadi perwakilan mereka untuk melakukan audiensi di Balaikota Bandung.

"Target mereka kan Pemkot Bandung di Jalan Wastukancana, mereka sudah menunjuk 11 perwakilan untuk audiensi di Balaikota. Saat ini para pengemudi becak depan Pasar Baru sudah berkurang," kata Robby.

Ia menambahkan, sebagian pengemudi becak sudah kembali ke tempatnya masing-masing, sambil menunggu hasil dari audiensi. Sejauh ini, pihaknya juga mengaku belum menerima informasi soal adanya aksi lanjutan dari para tukang becak. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,