Ratusan Rumah & Masjid di Kebon Pala Jatinegara Terbakar

Ratusan Rumah & Masjid di Kebon Pala Jatinegara Terbakar

Kebakaran ratusan rumah di permukiman padat penduduk Kebon Pala Kampung Melayu Jatinegara Jakarta Timur, Minggu 20 Agustus 2017 sekitar pukul 15.00 WIB. (foto - ist)

Jakarta - Ratusan rumah dan dua masjid yang berada di permukiman padat penduduk kawasan Kebon Pala Tanah Rendah Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur ludes terbakar, Minggu (20/8/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Petugas pemadam kebakaran bersama para warga sekitar tengah berjibaku untuk memadamkan si jago merah. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan tak bisa masuk ke dalam lokasi kebakaran, karena kawasan itu hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

Sebagian warga tampak bolak-balik menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke lokasi yang aman. Petugas dan warga tampak kesulitan untuk  memadamkan api, karena embusan angin yang kencang membuat api menyambar cepat melenyapkan bangunan yang ada di lokasi.

Kebakaran menimpa ratusan rumah warga di permukiman padat penduduk tersebut. Hingga pada pukul 16.40 WIB, banyak warga yang masih mengambil barang-barang dari dalam rumah. Tampak warga mengambil barang seperti kasur, peralatan dapur, sepatu dan barang elektronik.

Warga juga ikut memadamkan api dengan peralatan seadanya dan menggunakan air yang berasal dari Sungai Ciliwung. Sejumlah warga  mengatakan, kebakaran juga ikut menimpa dua masjid di sekitar permukiman tersebut. "Ini mungkin ada 100-an rumah di Gang 15, termasuk dua masjid terbakar," katanya.

Lokasi permukiman yang terbakar berada di gang sempit, sehingga proses pemadaman pun menjadi tidak mudah. Pecahan kaca berserakan, berasal dari jendela yang sengaja dihancurkan untuk memudahkan akses pemadaman.

Kebakran di lokasi yang berada di pinggiran Sungai Ciliwung itu, rumah yang dilalap si jago merah rata-rata merupakan rumah semipermanen, bermaterialkan seng, kayu dan tripleks. Bangunan itu juga ikut dihancurkan warga agar tidak menjadi sarana perembetan api.

Karena lokasi kebakaran berada di gang sempit, petugas pemadam kebakaran melewati atap-atap rumah itu untuk mencapai titik pemadaman. Mereka memanjat dan mengalirkan air via selang. Sejauh ini, proses pemadaman masih berlangsung. Banyak warga yang berkumpul dan melihat situasi dari seberang Sungai Ciliwung. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,