Ratusan Bangunan di Mekarsari Dibongkar untuk KA Cepat

Ratusan Bangunan di Mekarsari Dibongkar untuk KA Cepat

Pembongkaran rumah warga di Kampung Bantargedang Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Rabu 6 September 2017. (foto - ist)

Bandung - Ratusan rumah warga di Kampung Bantargedang Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, akhirnya dibongkar, Rabu (6/9/2017). Pembongkaran itu melengkapi penertiban aset PT KAI Daop 2 Bandung, untuk pembangunan trase kereta cepat Jakarta-Bandung.

Menurut Asisten Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Agung Algazali, penertiban aset di Mekarsari berada pada Km 140+680 hingga 141+700, atau empat RT di RW 1 Desa Mekarsari. Penertiban meliputi 159 bangunan permanen dan semipermanen, dengan luas bangunan mencapai 18.021 m2.

"Pengoptimalan aset PT KAI di Mekarsari ini yang terakhir. Kami sudah lakukan penertiban antara lain di Ciganea, Rancaekek, Kertamulya, Kertajaya, Cilame, Gadobangkong dan di Mekarsari ini," katanya.

Untuk proyek kereta cepat penertiban lahan di Mekarsari merupakan yang terluas. Warga sempat menolak penertiban, karena kompensasi yang diberikan PT KAI dianggap tak berpihak. Bahkan, warga sampai mengadu ke DPRD Bandung Barat.

Ia mengakui, penertiban di Mekarsari butuh negosiasi yang alot dengan warga pemilik bangunan. Meski begitu, kompensasi yang diberikan memiliki nilai sama dengan penertiban di daerah lain. Kompensasi itu diberikan sebagai biaya bongkar muat untuk warga.

"Kami sudah sosialisasikan kepada warga, kami bersyukur dalam penertiban ini tidak ada permasalahan yang berarti. Dari PT KAI sendiri memberikan semacam tali asih untuk upah bongkar muat. Untuk bangunan permanen nilainya Rp 250 ribu per m2, sedangkan bangunan semipermanen Rp 200 ribu per m2," tegas Agung. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,